Hasil Pencarian Nelayan Hilang di Muna Kosong, Tim SAR Lanjutkan Besok

by -76 Views

Lintaskriminal.co.id –Berikut adalah hasil pencarian nelayan yang hilang setelah kapalnya ditabrak oleh tongkang di perairan Kabupaten Muna, Sulawesi Tenggara (Sultra).

Dari laporan Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (BASARNAS) Kendari Amiruddin A.S, pencarian yang dilakukan pada Sabtu (18/10/2025) masih belum membuahkan hasil.

Oleh karena itu, tim SAR gabungan akan melanjutkan pencarian nelayan yang hilang besok, hari Minggu (19/10/2025).

Peristiwa itu mengakibatkan dua nelayan hilang setelah terjatuh dari kapal mereka setelah ditabrak perahu bermotor.

Sementara seorang nelayan berhasil selamat.

“Sampai pukul 20.30 Wita, pencarian yang dilakukan oleh Tim SAR gabungan masih belum membuahkan hasil (korban belum ditemukan),” kata Amiruddin sebagaimana dikutip dari rilis yang diterima Lintaskriminal.co.id -.

Maka, lanjutnya, operasi SAR dihentikan sementara dan akan dilanjutkan kembali.

“Pada besok pagi pukul 07.00 Wita, tim SAR akan segera bergerak,” katanya.

Diketahui bahwa sebuah kapal tongkang menabrak perahu nelayan di kawasan laut Kabupaten Muna, Sulawesi Tenggara (Sultra).

Dari rilisan yang diterima Lintaskriminal.co.id, disampaikan bahwa kejadian tersebut terjadi pada hari Sabtu (18/10/2025).

Kira-kira pukul 14.30 WITA, kapal tongkang melewati area perairan di sekitar Tampo dan Pulau Renda.

Namun, perahu yang masih penuh muatan menabrak kapal ikan yang berada tepat di bagian tengah.

Di dalam perahu tersebut terdapat tiga nelayan.

Satu diantaranya berhasil selamat. 

“Dua korban lainnya masih dalam pencarian hingga informasi ini diterima,” ujar Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (BASARNAS) Kendari Amiruddin A.S.

Diketahui bahwa perairan Tampo dan Pulau Renda terletak di wilayah Kabupaten Muna.

Perairan Tampo ini dikenal sering dilalui oleh kapal-kapal tongkang yang kerap beroperasi di kawasan tersebut. (*)

(Lintaskriminal.co.id -/Desi Triana)