Hasil Visum Jenazah Dosen di Bungo Jambi, Bukti Kuat Korban Pembunuhan

by -65 Views

Lintaskriminal.co.id –Berikut ini adalah hasil pemeriksaan jenazah seorang dosen perempuan dengan inisial EY (37) yang ditemukan dalam keadaan masih hidup di Perumahan Al Kausar Residence, Dusun Sungai Mengkuang, Kecamatan Rimbo, Tengah, Kabupaten Bungo, Jambi pada hari Sabtu (1/11/2025) siang.

EY diduga kuat menjadi korban pembunuhan akibat adanya beberapa luka dan memar di tubuhnya.

Peristiwa pembunuhan ini terungkap setelah rekan kerjanya mengunjungi rumah EY.

Karena dua hari tidak bisa dihubungi dan tidak hadir di kampus, rekan kerja akhirnya pergi ke rumah EY.

Tidak terduga, EY ditemukan dalam keadaan tertutup selimut dengan beberapa luka.

Dokter dari RSUD H Hanafie Muara Bungo, Sepriyedi mengungkapkan hasil pemeriksaan awal jenazah EY.

Dokter yang melakukan pemeriksaan menemukan beberapa luka yang mencurigakan pada tubuh korban.

Luka yang dimaksud meliputi memar di wajah, luka pada kepala, dan lebam pada kedua bahu.

“Ada memar yang terlihat di seluruh wajah, dan juga ditemukan adanya benjolan di bagian belakang kepala dengan ukuran sekitar 13 sentimeter dalam diameter dan 10 sentimeter dalam panjang,” ujar dr Sepriyedi setelah dilakukannya pemeriksaan.

Selain itu, juga ditemukan memar pada bagian bahu.

Juga ditemukan memar di bahu; bahu kanan dan bahu kiri.

Selain itu, terdapat luka di bagian leher yang diduga disebabkan oleh benda tumpul atau tajam.

Setelah itu, ditemukan pula di leher. Terdapat memar pada bagian lehernya,” jelas dokter setelah mengecek kondisi jenazah di RSUD H Hanafie, sore hari Sabtu.

Selain itu, tim medis juga menemukan tanda-tanda dugaan pelecehan seksual.

Hal tersebut diketahui berdasarkan adanya cairan di area organ intim korban.

Berdasarkan kondisi jenazah, dokter memperkirakan bahwa korban sudah meninggal sekitar 12 jam sebelum ditemukan.

Ditemukannya darah berwarna gelap yang keluar dari mulut juga menunjukkan adanya proses pembusukan awal.

“Untuk dugaan sementara, mengingat keluar darah hitam dari mulut dan hidung, perkiraannya sekitar 12 jam,” jelas dokter.

Dua Hari Tidak Hadir, Rekan Kerja Mulai Curiga

Saksi dengan inisial E (37) adalah seorang dosen di sebuah universitas di Muara Bungo.

Berdasarkan berbagai sumber, ia juga menjabat sebagai ketua salah satu program studi di universitas tersebut.

Ia adalah penduduk Kecamatan Pelepat Ilir, Kabupaten Bungo.

Jenazah pertama kali ditemukan oleh rekan sejawatnya sesama dosen setelah korban tidak hadir di kampus selama dua hari dan tidak dapat dihubungi.

Jenazah ditemukan di dalam sebuah rumah di perumahan tersebut dalam keadaan terlentang di atas tempat tidur dan tertutup selimut.

Rekan itu datang karena merasa cemas. Dipanggil beberapa kali namun tidak mendapatkan balasan.

“Ketika pintu terbuka, korban ditemukan sudah tidak bernyawa,” kata Kepala Kampung setempat, Madin Maulana, kepada para jurnalis.

Temuan tersebut tiba-tiba membuat penduduk perumahan menjadi kaget dan segera melaporkan kejadian itu.

Polisi Lakukan Olah TKP

Tidak lama kemudian, Polsek Kota Muara Bungo bersama tim Inafis Polres Bungo tiba di lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).

Jenazah ditemukan berada di atas tempat tidur dengan kondisi tertutup selimut dan masih mengenakan sebagian pakaian.

“Jenazah telah kami bawa ke RSUD H Hanafie untuk pemeriksaan lanjutan,” kata Kasat Reskrim Polres Bungo, AKP Ilham Tri Kurnia.

Petugas masih belum mengumumkan penyebab kematian korban secara pasti.

Penyelidikan masih berlangsung, termasuk dengan meminta keterangan saksi dan mengumpulkan bukti tambahan.

Namun, pihak kepolisian melalui Kepala Satuan Reserse dan Kriminal Polres Bungo, AKP Ilham Tri Kurnia, telah memberikan pernyataan awal.

Kami dari Polres Bungo menerima laporan tentang ditemukannya jenazah seorang perempuan di perumahan BTN Al Kausar.

Saat ini jenazah telah dibawa ke ruang jenazah rumah sakit Hanafie.

“Dari hasil pemeriksaan di lokasi kejadian, jenazah ditemukan berada di atas tempat tidur dalam keadaan tertutup selimut,” ujar Kasat Reskrim.

Keluarga Siapkan Langkah Hukum

Pihak keluarga korban dilaporkan masih bekerja sama dengan penyidik mengenai perkembangan proses hukum serta penanganan jenazah.

Isu ini menimbulkan kekhawatiran masyarakat yang berharap pelaku segera ditangkap.

(Lintaskriminal.co.id -)

Artikel ini telah diterbitkan di TribunJambi.com dengan judul “Lebam dan Luka di Kepala Dosen Wanita Tertutup Sarung di Bungo,”