Identitas Korban Kecelakaan Grand Max di Jombang

by -142 Views

Jurnalis Tribun Jatim Network, Anggit Puji Widodo

Lintaskriminal.co.id -, JOMBANG –Peristiwa kecelakaan lalu lintas terjadi di jalan tol Jombang, Jawa Timur, pada hari Minggu (17/8/2025) siang.

Sebuah kendaraan minibus Daihatsu Grand Max menabrak truk boks Isuzu di KM 688+600 Jalur B, Desa Kedunglosari, Kecamatan Tembelang, Kabupaten Jombang, sekitar pukul 14.32 WIB.

Tubrukan keras menyebabkan empat orang yang berada di dalam Grand Max mengalami cedera cukup parah.

Mereka terdiri dari seorang sopir dan tiga penumpang yang semuanya merupakan penduduk Kediri.

Seluruh korban segera dibawa ke RSUD Jombang guna menerima perawatan medis.

Identitas dari para korban antara lain, pengemudi Riza Muzakki (41), seorang pegawai negeri sipil, serta tiga penumpang yaitu Firman Abba Prambudi (17), siswa; Tri Cahyo Ferianto (37), guru; dan Gavin Adyuta Mahogra (18), siswa.

Sementara itu, pengemudi truk box bernama Joko Santoso (37), warga Bogor, dinyatakan dalam keadaan sehat tanpa mengalami luka.

Truk bernomor polisi B-9120-KXW diketahui membawa barang seberat empat ton dan sedang melaju dari arah Surabaya menuju Jakarta.

Kasat Lantas Polres Jombang, Ipda Siswanto, mengonfirmasi terjadinya kecelakaan tersebut.

Ia mengatakan meskipun tidak ada korban jiwa, kerugian materi cukup besar karena mobil Grand Max rusak parah di bagian depan.

Empat korban dari kendaraan minibus telah dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan.

“Alhamdulillah tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini,” kata Siswanto saat dimintai konfirmasi.

Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, kejadian dimulai saat truk box melaju di jalur pertama dengan kecepatan sekitar 60 km/jam.

Tiba-tiba, Grand Max yang datang dari belakang tidak bisa menghindar dan menabrak bagian belakang truk.

Petugas polisi segera melakukan penyelidikan di lokasi kejadian (TKP) guna menentukan penyebab pasti dari kecelakaan tersebut.

Kedua kendaraan juga telah disita untuk keperluan penyelidikan lanjutan.

Akibat kejadian tersebut, lalu lintas di lokasi sempat terhambat meskipun tidak menyebabkan kemacetan yang panjang.

Pihak pengelola tol bekerja sama dengan polisi segera melakukan evakuasi kendaraan agar jalur kembali normal.