Jenazah Kepala Cabang Bank BUMN Korban Pembunuhan Akan Dimakamkan di Samping Orang Tua

by -133 Views

Lintaskriminal.co.id -, JAKARTA– Jenazah Mohamad Ilham Pradipta (37), Kepala Cabang Bank BUMN yang menjadi korban pembunuhan akan dimakamkan di samping kuburan orang tuanya, Bogor, Jawa Barat, Kamis (21/8/2025) malam.

Jenazah Ilham Pradipta diserahkan oleh pihak Rumah Sakit Polri Kramat Jati, Jakarta Timur kepada keluarga setelah dilakukan pemeriksaan otopsi sekitar pukul 19.40 WIB.

Suasana haru tampak menyelimuti halaman Instalasi Forensik Rumah Sakit (RS) Polri Kramat Jati saat jenazah korban diserahkan kepada keluarga.

Anggota keluarga, kerabat, serta sahabat korban hadir dalam proses pengantaran jenazah tersebut.

Istri Ilham, Puspita Aulia yang tiba di RS Polri Kramat Jati sejak siang terlihat sedih saat melihat jenazah suaminya keluar dari ruang pemeriksaan forensik.

Kemudian jenazah korban yang berada di keranda langsung dimasukkan ke dalam mobil jenazah.

Kemudian, sebagian anggota keluarga naik ke dalam mobil jenazah sementara yang lain menggunakan kendaraan berbeda.

Beberapa dari kerabat dan teman yang hadir di RS Polri menyatakan akan ikut menghadiri upacara pemakaman almarhum pada malam ini.

Rencana penguburan jenazah Ilham akan dilakukan di Taman Pemakaman Umum (TPU) Situ Gede, Kecamatan Bogor Barat, Kota Bogor.

“Dikuburkan malam ini, di Bogor,” kata Intania Rizky Utami, menantu korban di lokasi.

Menurutnya, jenazah Ilham akan dimakamkan di samping kuburan orang tuanya.

“Dimakamkan di Bogor, di samping makam ayah dan ibu,” kata Intania.

Pihak keluarga mengatakan akan menyerahkan sepenuhnya perkara tersebut kepada Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Metro Jaya yang sedang menangani kasus pembunuhan Ilham.

Keluarga berharap para pelaku penculikan dan pembunuhan Ilham segera ditangkap dan diadili secara penuh sesuai dengan tindakan yang mereka lakukan.

“Harapan kami para pelakunya segera ditangkap, dihukum dengan penuh keadilan dan mendapat hukuman yang setimpal,” katanya dikutip dari Tribunjakarta.com.

Tokoh Ilham Pradipta dalam Pandangan Keluarga dan Masyarakat

Menurut keluarga, Ilham adalah orang yang baik, dan selama ini tidak pernah memiliki musuh dengan teman, rekan kerja, atau klien dalam pekerjaannya.

Akibatnya, ketika mendengar berita duka bahwa Ilham ditemukan meninggal dengan tangan dan kaki terikat serta mata tertutup lakban, keluarga dan teman-temannya merasa sangat sedih.

“Orangnya sangat baik,” ujarnya.

Intania menyampaikan bahwa Ilham memiliki dua anak yang masih sangat muda.

“Almarhum memiliki dua orang anak, yaitu laki-laki dan perempuan. Anak pertama duduk di kelas IV Sekolah Dasar (SD), sedangkan yang kedua berada di kelas II SD. Usia anaknya masing-masing adalah 10 tahun dan 8 tahun,” katanya.

Sementara itu, Aris Karsa Laksana, Ketua RT di lokasi rumah duka Ilham, wilayah Jalan Rimba, Kecamatan Bogor Barat, Kota Bogor, Jawa Barat mengungkapkan bahwa almarhum dikenal sebagai sosok yang sangat baik dan mudah beradaptasi dengan lingkungan sekitar.

“Karakternya ramah, orangnya baik, dan sering berbagi dengan warga sekitar,” kata Aris di rumah duka pada malam Kamis, dilansir dariTribunnewsbogor.com.

Ilham adalah penduduk asli yang tinggal di wilayah Jalan Rimba.

Namun, Ilham tidak menginap di rumah duka tersebut.

“Ia tidak tinggal tetap di sini ya. Ini rumah orang tuanya, ia tinggal di rumah dinas Jakarta, kalau tidak salah di Cempaka Putih,” katanya.

Pengelolaan rumah duka Ilham saat ini terlihat sudah penuh dengan karangan bunga.

Selain itu, tetangga dan rekan kerja Ilham terus datang ke rumah duka.

Bunga yang diberikan ini berisi pesan dukacita dari rekan kerja Ilham.

Di dalam karangan bunga tersebut juga tercantum nama sebuah bank milik negara tempat Ilham bekerja.

4 Pelaku Ditangkap

Dalam peristiwa penculikan dan pembunuhan ini, pihak berwajib telah menahan empat tersangka.

Kasubdit Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya AKBP Ressa Fiardi Marasabessy menyebutkan bahwa identitas keempat tersangka adalah AT, RS, RAH, dan RW.

“AT, RS, RAH ditahan di Jalan Johar Baru III Nomor 42, Jakarta Pusat,” kata Ressa kepada wartawan, Kamis (21/8/2025).

Sementara itu, RW ditahan saat tiba di Bandara Nusa Tenggara Timur (NTT).

“RW ingin kabur,” tambah Ressa.

Ia menjelaskan bahwa empat tersangka terlibat dalam tindakan penculikan.

“Sementara penyelidikan dan pencarian terkait keterlibatan tersangka lain masih berlangsung,” katanya.

Saat ini masih terdapat satu tersangka yang belum berhasil ditangkap. Tersangka yang belum tertangkap diduga bertindak sebagai pelaku pembunuhan.

Korban Mohammad Ilham Pradipta diduga menjadi korban penganiayaan dan pembunuhan yang dilakukan oleh sejumlah individu tak dikenal (OTK).

Peristiwa pembiusan terjadi di area parkiran Lotte Grosir Pasar Rebo, Jakarta Timur, Rabu (20/8/2025).

Kemudian jenazah korban ditemukan di kawasan Cikarang, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, pada hari Kamis (21/8/2025) pagi.

(Lintaskriminal.co.id -/ alfarizy/ tribunnewsbogor.com/ rahmat hidayat/ muamarrudin irfani/ TribunJakarta.com/ -)

Beberapa bagian dari artikel ini pernah tayang di TribunJakarta.com dengan judulJenazah Kepala Cabang Bank BUMN Korban Pembunuhan Diterima, Tangis Keluarga Korban Meledak