Kasus Perselingkuhan TNI Terungkap, Sering Ngamar di Hotel

by -138 Views

Lintaskriminal.co.id – Kasus dugaan perselingkuhan yang melibatkan oknum anggota TNI, Pratu RH, dengan seorang anggota Persit berinisial HP jadi sorotan publik di Sulawesi Tenggara (Sultra). 

HP diketahui sebagai istri dari Serka MFB, seorang prajurit TNI yang bertugas di kesatuan yang sama.

Serka MFB dan HP telah menikah selama lebih dari empat tahun dan memiliki dua anak yang masih kecil.

Namun, keharmonisan rumah tangga mereka dikabarkan goyah setelah muncul isu hubungan terlarang antara HP dan Pratu RH. 

Keduanya dikenal bertugas dalam satu batalyon, di mana Serka MFB memiliki pangkat dan pengalaman lebih lama dibandingkan RH.

Kemungkinan perselingkuhan dimulai dari kegiatan tari bersama antara anggota TNI dan anggota Persatuan Istri Tentara (Persit).

Dari kegiatan tersebut, HP dan Pratu RH mulai dekat, kemudian berlanjut dengan komunikasi melalui fitur Instagram Story.

Tidak lama setelah itu, komunikasi mereka semakin sering menggunakan aplikasi WhatsApp.

Berdasarkan informasi yang beredar, hubungan keduanya tidak hanya terbatas pada komunikasi, tetapi diduga telah melakukan tindakan yang mirip dengan pernikahan secara berulang kali.

Perkara ini akhirnya terbongkar setelah menyebar di kalangan internal satuan, dan saat ini sedang dalam tahap penyelidikan.

Kepala Detasemen Polisi Militer (Dandenpom) XIV/3 Kendari, Letkol CPM Haryadi Budaya Pela, mengakui sedang dilakukannya penyelidikan terkait dugaan pelanggaran asusila tersebut.

Mereka telah menahan Pratu RH untuk menjalani pemeriksaan tambahan, sementara HP juga diminta memberikan keterangan.

“Telah dilakukan penahanan dan saat ini sedang dalam proses penyidikan,” ujar Letkol Haryadi, Selasa (30/9/2025).

Saat ditanya mengenai HP dan Pratu RH yang sering bertemu di sebuah hotel di Kecamatan Baruga, Kota Kendari, Letkol Haryadi menyampaikan, pihaknya masih dalam proses penyelidikan lebih lanjut.

“Sementara masih kami selidiki, ya Mas,” katanya.

Letkol Haryadi pun menepis informasi hasil pemeriksaan yang beredar luas terkait dugaan kasus perselingkuhan ini.

“Kami sendiri masih dalam proses penyelidikan,” katanya.

Awal Kisah Asmara

Berdasarkan data hasil pemeriksaan, awal dari dugaan hubungan terlarang Pratu RH dengan anggota Persit HP, istri dari Serka MFB, dimulai dari kegiatan yang dilakukan di batalyon.

HP dan RH menjadi bagian dari tim penari gabungan antara prajurit dan Persit setelah pascapersiapan serah terima jabatan (sertijab) komandan batalyon.

Hubungan intensif antara Pratu RH dan HP dimulai dari kegiatan tari bersama tersebut.

Sampai keduanya saling memberikan komentar pada foto InstaStory.

Kemudian, Pratu RH meminta nomor WhatsApp ponsel, dan keduanya berkomunikasi melalui WA.

Hubungan mereka terus berlanjut dengan pertemuan di salah satu hotel yang terletak di Kelurahan Baruga, Kecamatan Baruga, Kota Kendari.

Peristiwa hubungan intim yang mirip dengan pasangan suami istri antara RH dan HP terjadi.

Dimulai dengan undangan dari Pratu RH melalui pesan WA dan dijawab dengan baik oleh HP.

Pada hari Minggu, 6 Juli 2025, RH mengirim pesan WhatsApp kepada HP agar datang ke hotel tersebut.

Kemudian, HP memohon izin kepada suaminya, Serka MFB, untuk berbelanja di Pasar Baruga.

Namun, HP justru pergi ke Pratu RH di hotel yang berada di Kelurahan Baruga.

HP masuk ke kamar hotel dan terlibat dalam percakapan dengan Pratu RH.

RH mengajak berhubungan intim, sedangkan HP menolak ajakan tersebut.

Sampai terjadi hubungan yang tidak sah seperti pernikahan sebanyak 3 kali.

Setiap pertemuan berikutnya yang berakhir dengan hubungan intim antara RH dan HP di hotel yang sama terus berlangsung.

Pada satu pertemuan tidak hanya sekali, tetapi bisa dilakukan 2-3 kali.

Keduanya biasa berjumpa hampir setiap hari Minggu, di hotel yang sama, terakhir kali pada 7 September 2025.

Kronologi Perselingkuhan Terungkap

Ketidaksetiaan Pratu RH dan HP terungkap setelah Serka MFB mencurigai perubahan sikap istri mereka.

Pada hari Minggu, 21 September 2025 sore hari, MFB kembali ke rumah dinasnya setelah menyelesaikan tugas di kantor.

Sesampainya di rumah, saat yang bersamaan HP sedang berada di kamar mandi, Serka MFB secara diam-diam memeriksa ponsel milik istrinya.

Ia mencurigai perubahan sikap istri dalam beberapa hari terakhir yang sering menghindar atau menjauhi suaminya.

Saat memeriksa ponsel itu, ia menemukan nomor telepon masuk tanpa nama.

Serka MFB yang semakin curiga mencoba mengetahui nomor ponsel tanpa nama tersebut dengan menggunakan aplikasi.

Berdasarkan penyelidikannya, ia mengetahui bahwa nomor tersebut ternyata milik Pratu RH.

Setelah istriya selesai berendam, Serka MFB kemudian bertanya.

Namun, istri HP mengatakan tidak mengetahui nomor telepon yang tidak dikenal itu.

Pada apel malam di batalyon, Serka MFB memberikan laporan mengenai temuannya kepada salah seorang komandan pleton (danton).

Danton mengungkapkan masalah keluarga tersebut kepada salah seorang perwira tertua di kompi markas.

Sang perwira melaporkan masalah Serka MFB dan HP kepada salah satu perwira seksi intelijen (pasi intel) batalyon.

Pasi intel berikutnya melaporkan masalah tersebut kepada wakil komandan batalyon (wadanyon).

Akhirnya, wadanyon memberikan laporan mengenai masalah yang dialami Serka MFB dan istrinya HP kepada komandan batalyon.

Kemudian komandan memerintahkan Pasi-1 Intel untuk segera melakukan penyelidikan (BAP) terhadap saksi dan pihak yang terkait.

Sersan RH juga dipanggil untuk mengikuti pemeriksaan BAP.

Sebelumnya, Serka MFB telah dimintai keterangan terkait kasus tersebut di markas batalyon, pada hari Minggu (22/09/2025) siang.

Artikel ini telah tayang di TribunnewsSultra.com dengan judul Awal Hubungan Terlarang Seorang Anggota TNI dan Anggota Persit di Sulawesi Tenggara, Istri Militer Berzina