Kesaksian Warga: Detik-detik Temukan Bayi Perempuan di Kepahiang

by -131 Views

Laporan Jurnalis Lintaskriminal.co.id -, Romi Juniandra

Lintaskriminal.co.id -, KEPAHIANG –Keterangan masyarakat, momen penemuan bayi perempuan di depan ruko di Kabupaten Kepahiang, Provinsi Bengkulu.

Warga yang menemukan bayi tersebut, Muryana menyampaikan bahwa bayi itu memang ditempatkan di dalam kotak kardus biasa.

Namun, pakaian bayi lengkap, termasuk selimut dan topi untuk mencegah bayi merasa kedinginan.

Selain bayi, terdapat susu dalam dot yang telah disiapkan dalam bentuk cair.

“Sudah utuh, dengan yang membuangnya,” ujar Muryana kepada Lintaskriminal.co.id, Senin (6/10/2025).

Kondisi bayi terlihat dalam keadaan baik, tidak terdapat bekas luka, warna biru, maupun tanda-tanda penyakit lainnya.

Bayi tersebut terlihat tertidur, namun akhirnya menangis kaget ketika Muryana membuka pintu geser ruko miliknya.

“Mungkin karena kaget dengan suara ruko, bayinya menangis. Namun bayi dalam keadaan sehat, sudah ada susu cair di dot,” ujarnya.

Sebelumnya, penduduk Desa Taba Tebelet, Kepahiang, Bengkulu, digemparkan oleh penemuan seorang bayi pada hari Senin (6/10/2025) pagi.

Bayi tersebut ditemukan di sudut toko milik penduduk, tidak jauh dari Masjid Syuhada, Desa Taba Tebelet.

Penemuan bayi ini dimulai ketika seorang warga, Muryana, membuka pintu rolling door toko miliknya, sekitar pukul 05.30 WIB pagi.

Muryana kemudian mendengar suara bayi menangis, lalu mencari sumber suara tersebut dan menemukan seorang bayi di dalam kotak karton.

“Saya melihat, bayinya ada di sini, di sudut toko. Saya memanggil orang sebelah, saya memanggil kepala dusun dan kepala desa,” ujar Muryana kepada Lintaskriminal.co.id, Senin (6/10/2025) pukul 07.30 WIB pagi.

Kondisi bayi tersebut, lanjut Muryana, terlihat dalam keadaan baik. Kulit bayi berwarna putih, dengan bibir yang berwarna merah.

Petugas kepolisian kemudian dihubungi dan membawa bayi tersebut ke RSUD Kepahiang untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.

“Mereka tadi tidak diperbolehkan menyentuh, hingga banyak petugas kepolisian datang. Namun, bayinya indah, kulitnya putih, bibirnya merah,” katanya.

Muryana mengakui tidak mengetahui kapan tepatnya bayi ini ditempatkan di depan ruko miliknya. Demikian pula dengan orang tua atau seseorang yang meninggalkan bayi tersebut.

“Mungkin usianya sekitar seminggu. Tidak tahu siapa yang meninggalkannya,” kata dia.