Kisah Haru 3 Hari Tertimbun di Reruntuhan Ponpes Al-Khoziny

by -86 Views

Lintaskriminal.co.id -,SURABAYA – Syehlendra Haical (13 tahun), santri dari Pondok Pesantren Al Khoziny di Sidoarjo, Jawa Timur, yang menjadi korban runtuhnya bangunan empat lantai, termasuk musala dari ponpes tersebut, berhasil dievakuasi dan selamat tanpa mengalami cedera serius.

Kepala Rumah Sakit Umum Daerah R.T. Notopuro Sidoarjo, dr Atok Irawan menyampaikan hasil pemeriksaan rontgen seluruh organ tubuh Haical yang menunjukkan tidak ada luka, hanya mengalami luka lecet saja.

“Hanya luka memar dan pemeriksaan saja, kondisi Haical masih lemah. Mulai dari tulang dada, panggul, kaki, jari semuanya dalam keadaan normal, tidak ada masalah,” ujar Atok di rumah sakit tersebut kepada awak media, Rabu (1/10/2025).

Atok mengatakan bahwa saat ini Haical sedang dalam pengawasan tim medis di ruang IGD rumah sakit, karena kondisi anak tersebut masih lemah dan mengalami dehidrasi setelah terjebak selama sekitar tiga hari di bawah puing-puing bangunan tersebut.

“Mungkin kulitnya sedikit tertekan [reruntuhan bangunan], agak kebiru-biruan tapi aman,InsyaAllahSemua dalam keadaan baik. Pengamatan kami terhadap terapi berjalan dengan baik. Nanti juga mungkin perlu asupan nutrisi yang baik. Wajahnya yang tidak ada luka terbuka juga diperlakukan dengan baik,” katanya.

Setelah Haical, hingga pukul 19.25 WIB, terdapat dua korban yang selamat lainnya, yang dibawa ke RSUD R.T. Notopuro Sidoarjo dengan nama Muhammad Wahyudi dan Alfatih Cakra Buana.