Mobil Peziarah Terbalik di Sumedang, 3 Tewas Usai Terjun di Tanjakan Cae

by -62 Views

PR SUMEDANG– Malam yang penuh kesedihan menghiasi rombongan peziarah dari Tasikmalaya setelah kendaraan Elf E 7566 KC yang mereka tumpangi mengalami kecelakaan di Tanjakan Cae, Kecamatan Wado, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, pada Sabtu (1/11/2025).

Kejadian mengerikan tersebut menyebabkan tiga orang meninggal di lokasi kejadian dan melukai belasan penumpang lainnya.

Data dari RSUD Umar Wirahadikusumah Sumedang menunjukkan bahwa total terdapat 20 penumpang di dalam kendaraan tersebut. Dari jumlah tersebut, tiga orang meninggal dunia, sementara 16 lainnya mengalami cedera parah maupun ringan.

Semua korban segera menerima perawatan intensif oleh petugas.

“Semua korban telah kami terima. Tim medis masih berupaya sekuat tenaga menangani yang mengalami luka parah,” kata Rendi, Humas RSUD Sumedang.

Sopir Diduga Kehilangan Kendali

Berdasarkan informasi dari Satlantas Polres Sumedang, kendaraan Elf tersebut berjalan dari Malangbong menuju Wado. Saat melewati tanjakan yang menurun di wilayah Cae, jalan menjadi licin akibat hujan, sehingga pengemudi kehilangan kendali.

Sopir yang belum familiar dengan kondisi jalan sempat berusaha melewati kendaraan lain di belokan tajam sebelum akhirnya mobil Elf terbalik ke samping jalan.

“Benar, telah terjadi kecelakaan tunggal di Tanjakan Cae. Kami masih melakukan penyelidikan di lokasi kejadian untuk memastikan penyebab pastinya,” ujar AKP Dini Kulsum Mardiani, Kasat Lantas Polres Sumedang.

Evakuasi di Tengah Malam

Setelah laporan diterima, petugas Polres Sumedang bersama Polsek Wado dan Polsek Jatinunggal segera berangkat ke tempat kejadian. Proses evakuasi dilakukan dalam kondisi hujan dan jalan yang licin.

Para korban luka dan meninggal kemudian dibawa ke RSUD Sumedang dengan bantuan petugas kesehatan dari Puskesmas setempat.

Laporan awal menyebutkan bahwa 4 orang mengalami cedera ringan, 13 orang terluka parah, dan 3 orang meninggal. Polisi juga telah menahan bangkai kendaraan untuk penyelidikan lebih lanjut.

Jalur Licin yang Sering Menyeret Korban

Tanjakan Cae adalah jalur yang berbahaya pada rute Wado–Malangbong, terkenal dengan kemiringan curam dan belokan tajam. Kondisi jalan menjadi lebih berisiko ketika hujan turun.

Polisi menghimbau kepada pengemudi untuk tidak melakukan pengereman di jalur menurun dan selalu memeriksa kondisi rem serta ban dengan baik sebelum berkendara.

“Jaga jarak yang aman dan hindari memaksa kendaraan di jalan yang licin,” tegas AKP Dini.

Hingga dini hari Minggu, pihak kepolisian masih melakukan pendataan terhadap identitas korban serta mengumpulkan keterangan dari saksi di tempat kejadian.