Motivator Terkenal Diduga Dalang Pembunuhan Kepala Cabang Bank BUMN

by -174 Views

Lintaskriminal.co.id –Pelaku pembunuhan Kepala Cabang Bank BUMN, Ilham Pradipta (37), adalah DH atau Dwi Hartono yang terkenal sebagai pengusaha dan motivator.

Bahkan Dwi Hartono pernah menjadi perbincangan di media sosial, karena berkolaborasi dengan pengacara terkenal Hotman Paris Hutapea dalam memberikan dukungan kepada para korban kejahatan di Lampung.

Dwi Hartono ditangkap bersama YJ dan AA di Solo, Jawa Tengah, pada malam Sabtu (23/8/2025).

Kemudian tersangka C ditangkap di kawasan Pantai Indah Kapuk, Jakarta Utara, pada hari Minggu (24/8/2025) sore.

Tersangka C, DH, YJ, dan AA merupakan otak atau dalang dari kasus penculikan dan pembunuhan terhadap Ilham Pradipta.

“Benar (C, DH, YJ, dan AA adalah aktor intelektual),” ujar Kepala Subdit Jatanras Polda Metro Jaya, AKBP Abdul Rahim, saat dihubungi, Minggu (24/8/2025).

Sebelum menangkap empat pelaku pembunuhan Ilham Pradipta, aparat kepolisian telah menahan 4 orang yang terlibat dalam penculikan pria berusia 37 tahun itu.

Empat tersangka penculikan Ilham Pradipta, yaitu AT, RS, RAH, dan RW, ditangkap pada hari Kamis (21/8/2025).

Tersangka AT, RS, dan RAH ditangkap di wilayah Johar Baru, Jakarta Pusat.

Sementara RW ditahan di salah satu bandara di Nusa Tenggara Timur (NTT) ketika baru tiba untuk kabur.

Sampai saat ini, sebanyak 8 orang telah ditangkap terkait kematian Ilham Pradipta.

Tokoh Dwi Hartono yang dikenal sebagai DH

Dwi Hartono, salah satu pelaku utama dalam kasus kematian Ilham Pradipta, saat ini berusia 40 tahun.

Dwi memiliki tiga anak. Ia lahir di Kecamatan Rimbo Bujang, Kabupaten Tebo, Provinsi Jambi.

Dwi Hartono mengelola lebih dari satu usaha.

Perusahaan yang didirikannya adalah PT Hartono Mandiri Makmur serta PT Digitalisasi Aplikasi Indonesia (DAI).

PT Digitalisasi Aplikasi Indonesia (DAI) lebih dikenal dengan situs web Guruku.com.

Kedua perusahaan berada di rumah pribadi Dwi Hartono yang terletak di Jalan San Fransisco, Blok Q1, Nomor 9, Perumahan Kota Wisata, Gunung Putri, Kota Bogor, Jawa Barat.

Guruku.com adalah sebuah situs yang beroperasi di bidang pendidikan luar sekolah.

Aplikasi ini menyediakan layanan pendidikan untuk siswa, guru, serta pengusaha kecil menengah yang ingin mempelajari bisnis.

Sementara PT Hartono Mandiri Makmur fokus pada pengembangan dan aplikasi perangkat lunak.

Motivator

Selain sebagai seorang pengusaha, Dwi Hartono juga terkenal sebagai pelatih semangat.

Pernyataan ini diungkapkan oleh temannya yang menyebut Dwi Hartono sebagai seorang motivator, khususnya dalam bidang bisnis.

“Ia seorang motivator, suka membantu dan memberi semangat kepada mereka yang baru memulai bisnis,” katanya.

Di halaman akun YouTube Dwi Hartono, terdapat pula materi-materi pemicu semangat.

Akun tersebut telah mencapai jumlah pengikut sebanyak 169.000 orang.

Pernah Viral

Pada tahun 2024, Dwi Hartono sempat menjadi perbincangan di media sosial.

Bersama pengacara terkenal Hotman Paris, Dwi Hartono memberikan bantuan pendidikan kepada NA yang menjadi korban pemerkosaan dan penyekapan di Lampung.

“Saya secara pribadi dan melalui Hartono Foundation akan memberikan beasiswa hingga tingkat S1. Jika nanti keluarga atau Bang Hotman merekomendasikan studi S1 jurusan hukum, maka kami siap memberikan beasiswa hingga S2,” kata Dwi Hartono pada waktu itu.

Tidak hanya itu, Dwi Hartono juga pernah viral karena mengakui telah membeli satu unit helikopter.

Ia bahkan mengakui telah membangun helipad di Rimbo Bujang tepat di depan rumah orang tuanya yang memiliki lahan seluas sekitar dua hektare.

Dwi Hartono mengakui bahwa ia telah menghabiskan dana hingga Rp 20 miliar untuk membeli helikopter tersebut.

Alasan dia membangun helipad dan membeli helikopter, adalah untuk mendapatkan akses cepat kembali ke kampung halaman.

Kira-kira 6 tahun saya pindah ke Rimbo Bujang Jambi (dari Malang), saya merasa cukup berkesan, meskipun di kelas 3 SMP saya kembali pindah ke Jawa Ambarawa,” katanya dilansir TribunJakarta dari TribunJambi.

Kali lagi, Rimbo Bujang merupakan tempat asal yang menyimpan banyak kenangan, bahkan orang tua dan saudara kandung serta menantu masih tinggal di sana. Di masa depan, harapannya jika ada helipad di sana, akses akan lebih cepat,” ujar Dwi Hartono.

Pendidikan Mentereng

Di akun Instagramnya, Dwi Hartono pernah menunjukkan bahwa dirinya diterima dalam program Magister Administrasi Bisnis (MBA) Universitas Gadjah Mada (UGM).

Dwi Hartono mengakui bahwa ia memperoleh gelar S-2 dengan tiga bidang studi yang berbeda.

“Di tahun 2024 ini, saya langsung mengambil S2 di tiga jurusan sekaligus, dan rencananya akan saya lanjutkan hingga Doktor S3, semoga sampai menjadi Profesor nanti,” tulisnya di akun Instagramnya,

Artikel ini telah diterbitkan di TribunJakarta.com