Penyebab Kematian Mahasiswa Unud Masih Dicari

by -70 Views

DENPASAR, halopadang.id – Seorang mahasiswa dari Universitas Udayana, Bali, bernama TAS (22), meninggal dunia pada Rabu (15/10/2025) setelah terjatuh dari sebuah gedung di lantai empat.

Sampai saat ini, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan untuk mengetahui penyebab pasti mengapa mahasiswa tersebut jatuh, apakah karena bunuh diri atau faktor lainnya.

“Pastinya polisi melakukan berbagai penyelidikan terkait kejadian tersebut untuk mencari titik terang apakah korban benar-benar meninggal karena bunuh diri atau ada unsur kecelakaan, atau seperti apa. Masih ada pemeriksaan lanjutan dari Polsek Denpasar Barat,” ujar Kepala Seksi Humas Polresta Denpasar Kompol I Ketut Sukadi, Sabtu (18/10/2025).

Sukadi menyatakan bahwa keluarga telah menerima kematian korban dan tidak ingin melaporkan kejadian ini kepada pihak berwajib. Hal tersebut disampaikan melalui pernyataan tertulis.

Namun demikian, pihak kepolisian tetap wajib melakukan penyelidikan sesuai dengan prosedur operasional yang berlaku.

“(Penyelidikan) Itu memang tugas polisi. Baik diminta atau tidak, polisi tetap menjalankan prosedur operasional standarnya. Apalagi sampai ada korban meninggal,” ujarnya.

Sebelumnya dilaporkan, korban ditemukan meninggal setelah jatuh dari salah satu gedung di lantai empat kampus pada Rabu (15/10/2025) sekitar pukul 09.00 Wita.

Menurut pihak kepolisian, terdapat saksi yang sempat melihat korban memasuki gedung di lantai empat kampus tersebut menggunakan lift sebelum kejadian terjadi.

Pada saat itu, saksi melihat korban terlihat seperti sedang panik. Korban tampak duduk di bangku panjang di luar ruang kelas setelah mengamati kondisi di sekitar gedung tersebut.

Hanya saja, saksi tidak berusaha mengajak korban berbicara karena tidak saling mengenal.

Beberapa saat kemudian, sejumlah saksi mendengar bahwa seorang mahasiswa jatuh dari gedung di lantai empat kampusnya.

Di sisi lain, saksi lain yang menyaksikan kejadian tersebut segera berusaha membantu korban dan membawanya ke Rumah Sakit Umum Pusat Prof. Ngoerah guna mendapatkan perawatan medis.

Namun, nyawa korban tidak dapat diselamatkan dan diumumkan meninggal pada pukul 13.03 Wita.