Lintaskriminal.co.id -.CO-Seorang anggota Satuan Intelkam Polres Kotawaringin Timur (Kotim), Muhammad Fadel, dilaporkan menghilang sejak Rabu (20/8/2025). Sampai saat ini, keberadaannya masih belum diketahui.
Data yang dikumpulkan menyatakan, MF pernah meninggalkan rumah dengan maksud menuju kantor.
Namun, ternyata ia tidak bergabung dalam dinas tanpa penjelasan yang jelas. Nomor teleponnya juga sudah tidak berfungsi lagi.
Pencarian di sekitar Kota Sampit telah dilakukan, namun belum menunjukkan hasil.
Poster informasi orang hilang yang dilengkapi foto serta deskripsi ciri-ciri fisik MF kini menyebar secara luas di platform media sosial.
Anggota Polri angkatan 2021 tersebut diketahui memiliki tinggi sekitar 158 sentimeter, berat badan 45 kilogram, kulit sawo matang, rambut lurus, serta wajah berbentuk lonjong.
Sampai hari Senin (25/8/2025) pagi tadi, pihak kepolisian masih terus berupaya mencari lokasi MF.
Kepala Polres Kotim, AKBP Resky Maulana Zulkarnain, akhirnya memberikan pernyataan mengenai hilangnya salah seorang anggotanya yang bernama Muhammad Fadel, sejak Rabu (20/8/2025) lalu.
Dalam pernyataannya, AKBP Resky Mualana Zulkarnain menyampaikan bahwa pihaknya telah menggerakkan seluruh jajarannya mulai dari tingkat Polsek hingga Polres dalam upaya mencari keberadaan korban.
“Kami telah berkoordinasi dengan seluruh jajaran dan satuan fungsi yang ada di Polres Kotim, agar bersama-sama menangani masalah keluarga Bripda MF,” ujar Resky melalui telepon yang dilansir oleh Radar Sampit Jawa Pos.
Resky juga berjanji akan berusaha sekuat mungkin untuk menemukan keberadaan anggota Polri angkatan 2021 tersebut. Bahkan, saat ini pihaknya telah menyebar mencari Muhammad Fadel.
“Anggota telah diperintahkan untuk mencari keberadaan anggota kami yang hilang,” kata Kapolres.
Diketahui, pemuda yang tingginya mencapai 168 sentimeter merupakan salah satu anggota Polres Kotim yang aktif dan berprestasi dalam cabang pencak silat tingkat nasional.
Fadel kemudian dilaporkan hilang oleh anggota keluarganya ketika meninggalkan rumah menuju kantor. Keluarga telah berupaya mencari keberadaannya.
Namun, anggota dari Satuan Intelkam Polres Kotim masih belum ditemukan dan menghilang seolah-olah ditelan oleh bumi.
“Kedisiplinan merupakan dasar yang wajib dimiliki oleh setiap anggota agar kinerja dan pelayanan kepada masyarakat dapat mencapai tingkat optimal,” tegas Resky.(sir/sla/jpg)
