Pom Mini Korslet di Kediri Ludes Terbakar, Kerugian Rp 50 Juta

by -67 Views

Ringkasan Berita:

  • Diduga akibat korsleting listrik di area pom mini, sebuah toko kelontong di Dusun Jabang Kidul Desa Sidomulyo Kecamatan Semen Kabupaten Kediri mengalami kebakaran pada Rabu (12/11/2025) malam.
  • Tidak ada korbannya dalam kejadian tersebut
  • Kerugian akibat kebakaran tersebut mencapai Rp 50 juta.

 

Lintaskriminal.co.id -I KEDIRI– Diduga akibat korsleting kabel di area pom mini, sebuah toko kelontong di Dusun Jabang Kidul Desa Sidomulyo Kecamatan Semen Kabupaten Kediri mengalami kebakaran pada Rabu (12/11/2025) malam.

Api berkembang dengan cepat dan menyebar ke bagian dalam toko sebelum akhirnya dapat diatasi oleh petugas pemadam kebakaran.

Peristiwa kebakaran terjadi sekitar pukul 21.50 WIB. Penduduk setempat yang melihat api berkobar langsung memberitahukan kejadian itu kepada petugas pemadam kebakaran.

Berdasarkan informasi yang diterima dari seorang warga bernama Septi, tim pemadam kebakaran dari Pos Ngadiluwih segera berangkat ke tempat kejadian pada pukul 21.36 WIB dan tiba di lokasi setelah 14 menit.

Saat tiba di tempat kejadian, api telah menghanguskan sebagian besar area pom bensin dan mulai menyebar ke bagian dalam toko kelontong. Petugas dengan cepat melakukan pemadaman agar api tidak menyebar ke bangunan lain yang berada di sekitar lokasi.

Pengendalian kebakaran dilakukan dengan mengerahkan tiga kendaraan pemadam, yaitu satu unit dari Pos Ngadiluwih yang memiliki kapasitas 2.500 liter, satu unit dari Pos Grogol, dan satu unit kendaraan bantuan dari Damkar Kota Kediri.

Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Kediri, Kaleb Untung Satrio Wicaksono menyampaikan bahwa dugaan awal penyebab kebakaran berasal dari korsleting listrik di area pom mini yang kemudian menyebar ke bahan yang mudah terbakar di sekitar lokasi.

“Dari hasil pemeriksaan awal di lokasi, sumber api diduga berasal dari korsleting listrik pada instalasi pom mini. Api kemudian cepat membesar dan menyebar ke dalam toko karena adanya bahan-bahan yang mudah terbakar,” kata Kaleb saat dimintai konfirmasi, Kamis (13/11/2025).

Proses pemadaman berlangsung sekitar 37 menit. Api berhasil diatasi sepenuhnya pada pukul 22.27 WIB sesuai dengan prosedur operasional standar (SOP) penanggulangan kebakaran.

“Kami juga memastikan tidak ada sisa api yang tertinggal agar tidak terjadi kebakaran kembali,” tambahnya.

Pada kejadian ini, dua pemilik toko mengalami cedera ringan karena berusaha melindungi barang dagangan mereka.

Seseorang mengalami cedera pada tangan, sedangkan yang lainnya mengalami luka di kaki. Keduanya segera menerima pertolongan medis dari petugas kesehatan setempat.

Rugi yang dialami akibat kebakaran diperkirakan sekitar Rp 50 juta, sedangkan nilai aset yang berhasil diselamatkan diperkirakan mencapai Rp 100 juta. Alhamdulillah, tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut.

Kaleb menegaskan, peristiwa ini menjadi pengingat penting bagi masyarakat untuk lebih waspada terhadap risiko bahaya listrik, khususnya di wilayah usaha yang memakai banyak alat elektronik atau mesin.

“Warga kami dihimbau agar secara teratur memeriksa instalasi listrik dan tidak menumpuk kabel di satu sumber daya, karena kejadian semacam itu sering menjadi penyebab kebakaran,” tegasnya.

 

(Isya Anshori/Lintaskriminal.co.id -)

Editor : Sri Wahyunik