JAKARTA, halopadang.id– Tujuh hari penuh ketidakpastian akhirnya berakhir pada sore hari, di tengah keramaian Jakarta Pusat.
Maria Gabriella, yang akrab dipanggil Gaby, seorang siswi SMA Strada St. Thomas Aquino di Tangerang, ditemukan dalam keadaan baik setelah satu minggu dilaporkan hilang.
Hari-hari sebelum penemuan tersebut menjadi ujian berat bagi orang tua mereka, Yohanes Hani dan Brigita Titis.
Mulai Rabu (5/11/2025), Gaby tidak lagi memberikan kabar setelah diantar oleh ibunya ke sekolah menggunakan sepeda motor.
Pagi hari, Gaby bersama ibunya naik motor ke sekolah Strada. Ketika itu, ibunya berkata, “Kak motor mamah tinggal karena nanti sore kamu ada les,” kata Yohanes kepada halopadang.id, Rabu (12/11/2025).
Brigita kemudian pergi bekerja menggunakan layanan ojek online.
Yohanes yang berada di Cikarang bersama adik bungsanya, Michael, masih sempat berkomunikasi dengan Gaby melalui pesan singkat.
Namun sejak siang, layar ponsel keluarga tersebut tidak lagi menampilkan notifikasi darinya.
“Saya bertanya, ‘Ke mana saja Gaby pergi hari ini?’. Masih sedang chatting, jadi artinya aman,” kenang Yohanes.
Namun di sore hari, Gaby tidak memberikan kabar lagi.
Di malam hari, doa menjadi sahabatnya yang satu-satunya.
“Malamnya kami berdoa bersama, tetapi Gaby tidak hadir,” kata Yohanes.
Esok harinya, laporan kehilangan diajukan ke Polres Metro Tangerang Kota.
Harapan kini berada di tangan polisi.
Namun waktu terus bergerak, dan proses pencarian berjalan penuh dengan perubahan.
Dari Cikarang ke Manggarai, Depok, hingga Ancol, pasangan suami istri tersebut mengikuti lokasi ponsel putri mereka yang terus berpindah.
“Pasaraya (Manggarai) sudah tidak aktif lagi, tidak ada kehidupan di mall, yang tersisa hanya JCO dan KFC. Gaby menyukai kopi, saya menduga arahnya ke sana,” katanya.
Namun setiap kali ada harapan muncul, hasilnya tetap tidak ada.
Malam-malam yang panjang mereka isi dengan perjalanan dan doa.
Dari area Tanah Abang hingga Tangerang, dan selanjutnya ke Pondok Aren.
“Kami memasuki lima hotel, tetapi tidak ada tanda-tanda dari Gaby, bahkan di CCTV hotel-hotel tersebut juga tidak terlihat,” ujar Yohanes.
Namun pada hari Rabu (12/11/2025), permohonan itu akhirnya terkabul.
Gaby ditemukan berada sendirian di depan kantin Taman Ismail Marzuki, Menteng, Jakarta Pusat.
“Tadi ketemu pukul 16.00 WIB di depan kantin Taman Ismail Marzuki, Jalan Cikini Raya, Menteng, Jakarta Pusat,” kata Kasi Humas Polres Metro Tangerang Kota, Iptu Prapto.
Gaby terlihat tenang, mengenakan kaos coklat, sambil memegang ponsel di tangannya.
“Tidak menangis saat bertemu tadi, hanya duduk sendirian,” tambah Prapto.
Petugas memverifikasi bahwa keadaan Gaby dalam kondisi sehat tanpa adanya tanda-tanda cedera.
Ia segera dibawa ke Polres Metro Tangerang Kota untuk diwawancara.
“Kami nanti akan meminta keterangan lengkap, ke mana saja dan bersama siapa selama tidak pulang,” kata Prapto.
Yohanes merasa lega, meskipun belum mengetahui rincian penemuan putrinya.
“Saya belum tahu A1, hanya istri yang tadi memberi tahu melalui pesan WA ke saya. Itu saja,” katanya dengan lembut.
Ia rencananya akan mengambil Gaby pagi besok dari Cikarang.
“Besok pagi saya akan pergi ke Tangerang, sendirian. Michael besok pergi sekolah, nanti saya berikan kepada saudara saya,” katanya.
Di balik segala usaha dan kesedihan yang tidak terdengar, penemuan Maria Gabriella menjadi akhir yang menyenangkan dari sebuah masa kecemasan yang panjang.
