Ringkasan Berita:
- Seorang wanita yang sedang hamil ditemukan tewas dengan pakaian tidak lengkap setelah melakukan check in ke hotel bersama seorang pria asing yang bukan suaminya.
- Korban melakukan cek in setelah mengantarkan suaminya pergi bekerja dan pernah tertangkap basah berchat mesra dengan pria lain.
- Suami mengungkapkan bahwa korban bekerja sebagai kurir makanan online selama dua bulan terakhir.
- Petugas kepolisian mengungkap bahwa pelaku tidak hanya membunuh korban, tetapi juga mencuri ponsel dan sepeda motor miliknya.
Lintaskriminal.co.id –– Informasi terbaru muncul dalam kasus kematian seorang wanita yang sedang hamil dan ditemukan meninggal di Hotel Lendosis, Jalan Perintis Kemerdekaan, Kelurahan Lawang Kidul, Kecamatan IT II Palembang.
Setelah dilakukan penyelidikan, diketahui bahwa dalam kasus ini tidak hanya terjadi pembunuhan, tetapi juga pencurian sepeda motor. Sepeda motor milik korban dilaporkan hilang.
Korban, Anti Puspitasari atau AP (22) warga Jalan Tegal Binangun Kelurahan Plaju Darat, Kecamatan Plaju, Palembang ditemukan meninggal di kamar hotel setelah melakukan check in dengan seorang pria tak dikenal, Sabtu (11/10/2025).
AP meninggal dalam keadaan yang tidak wajar dengan mulut ditutupi pakaian dalam dan tangan terikat menggunakan jilbab yang ia pakai.
“Ya, kita masih melakukan penyelidikan dan pengembangan terkait kasus ini. Korban ditemukan dalam kondisi tidak wajar dengan mulut tertutup kain, tangan terikat, dan ada tanda-tanda cekikan,” ujar Kapolrestabes Palembang, Kombes Pol Harryo Sugihhartono, dilansirTribunSumsel.com Senin (13/10/2025).
Berdasarkan keterangan saksi, Polrestabes Palembang menemukan beberapa hal yang mencurigakan yang mengarah pada kasus pembunuhan dengan tindakan seksual.
“Kita masih menyimpulkan, telah terjadi tindakan kekerasan. Apakah pembunuhan disertai tindakan seksual,” katanya.
“Ini merupakan kesimpulan yang kami peroleh dalam beberapa hari terakhir mengenai kejadian yang dialami korban,” tambahnya.
“Korban bertemu pelaku di luar ketahuan oleh suaminya. Kejadian ini berlangsung sangat cepat, diketahui karena sebelum kejadian korban sempat mengantarkan suaminya pergi bekerja,” tambahnya.
Berdasarkan data yang telah diperoleh oleh polisi, diketahui bahwa korban dan tersangka pelaku masuk ke kamar hotel pada pukul 16.00 WIB dan pada pukul 18.00 WIB pelaku meninggalkan korban sambil mengunci pintu kamar.
“Ini adalah hasil identifikasi sementara kami terhadap tersangka. Semoga segera terungkap,” tutupnya.
Korban Bekerja sebagai Kurir Makanan Digital
Sebelum ditemukan meninggal secara tragis di kamar hotel, AP terakhir kali diketahui mengantarkan suaminya, Adi Rosadi (36), pergi bekerja.
Adi mengakui, sehari sebelum istrinya ditemukan meninggal, Anti pernah mengantarkannya pergi bekerja sebagai Office Boy di Transmart Palembang.
Kemudian, Anti berpamitan untuk bekerja sebagai kurir makanan, shopee food, dan meninggalkan suaminya.
Sudah mengantarkan saya, istri saya ini bekerja sebagai kurir makanan. Namun pekerjaan ini baru saja dipelajari oleh pak selama dua bulan terakhir,” ujar Adi setelah menguburkan di TPU Talang Petai, Senin (13/10/2025).
Adi menjelaskan, biasanya istrinya sering memberikan kabar saat bekerja, tetapi pada saat itu, hingga malam hari Anti belum juga memberi kabar, bahkan nomornya sudah tidak aktif lagi.
Sering kali memberi kabar kepada Pak melalui WA (WhatsApp). Namun pada hari itu, setelah mengantarkan saya, korban tidak mengirim pesan WA. Saat saya pulang kerja, saya tidak dijemput. Hal ini membuat saya mencurigai dan langsung mencari ke rumah keluarga serta teman-teman korban, tetapi mereka tidak tahu dimana letak istri saya, “katanya.
Betapa kagetnya Adi ketika mendengar berita bahwa istrinya ditemukan meninggal di sebuah hotel.
“Kaget pak, saya mendapatkan istri meninggal dengan cara yang menyedihkan. Saat melihat korban, seperti tidak percaya bahwa hal ini terjadi,” katanya.
Ia mengakui tidak mengenal pria yang terlihat dalam rekaman CCTV yang beredar.
“Saya tidak tahu pak mengenai pria yang ada dalam video tersebut. Namun sebelumnya korban pernah ketahuan berzina oleh saya. Ada percakapan WA dengan seorang laki-laki. Saat itu saya marah,” katanya.
Ia mengakui, istrinya saat ini sedang mengandung anak kedua dari pernikahannya.
Anak pertama kami berusia 1 tahun 8 bulan. Sedangkan yang ada dalam kandungan istri saya ini adalah anak kedua kami, ” tutupnya.
Tokoh Laki-Laki Tak Dikenal yang Diduga Terlibat dalam Pembunuhan
Rekaman kamera pengawas hotel menunjukkan perilaku mencurigakan AP bersama seorang pria asing, satu hari sebelum ditemukan meninggal dunia.
Dilansir dari TribunSumsel.com, dalam rekaman CCTV yang beredar, salah satunya diunggah oleh Instagram @palembang_kucarkacir, Senin (13/10/2025), terlihat seorang pria yang bersama AP sedang melakukan pembayaran di kasir.
Laki-laki itu terlihat memakai kaus bergaris dan mengenakan masker yang ditaruh di bawah dagu.
Sementara itu, AP terlihat memakai kerudung berwarna merah muda dan mengenakan rok.
Perilaku AP terlihat memandang ke luar hotel sambil menggenggam sesuatu di tangannya.
Ernawati, karyawan Hotel Lendosis menyampaikan bahwa keduanya tiba di hotel tersebut dengan naik sepeda motor pada hari Jumat (10/10/2025) sekitar pukul 16.00 WIB.
Laki-laki itu pernah menunjukkan kartu tanda penduduk kepada petugas resepsionis.
“Pada saat check-in, pria tersebut hanya menunjukkan KTP sejenak lalu langsung naik ke lantai dua bersama korban. Kami tidak sempat mencatat informasinya karena hotel sedang ramai,” kata Ernawati, dilansir dari Sripoku, Minggu (12/10/2025).
Esok harinya, pada Sabtu (11/10/2025) pagi, pria itu sudah tidak lagi terlihat di sekitar hotel. Namun, korban tetap tidak keluar dari kamarnya hingga mendekati siang.
Kronologi Penemuan
Merasa curiga karena AP belum juga keluar dari kamar, staf hotel beberapa kali mengetuk pintu sebagai pengingat waktu check-out, tetapi tidak ada tanggapan.
“Pintu kamar terkunci dari dalam, tetapi tidak ada suara. Setelah kami membuka menggunakan kunci cadangan, korban ditemukan telah meninggal dalam posisi tertutup selimut dan tanpa pakaian lengkap,” ujar Ernawati.
Mereka selanjutnya melaporkan kejadian tersebut kepada pemilik hotel, yang kemudian memerintahkan agar kasus tersebut segera disampaikan kepada aparat kepolisian.
Pukul 14.50 WIB, laporan telah diterima oleh Polsek Ilir Timur II Palembang.
Petugas yang tiba di lokasi kejadian memverifikasi adanya jasad seorang wanita tanpa pakaian di lantai kamar nomor 8. Selanjutnya, polisi bekerja sama dengan Unit Identifikasi Satreskrim Polrestabes Palembang untuk melakukan penyelidikan di tempat kejadian perkara (TKP).
Kira-kira pukul 15.30 WIB, tim identifikasi bersama petugas PMI tiba di tempat kejadian dan melakukan pemeriksaan awal. Setelah proses olah TKP selesai, jenazah korban dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Palembang untuk dilakukan autopsi dan pemeriksaan lanjutan oleh dokter polisi.
Berdasarkan hasil penyelidikan di lokasi kejadian (TKP), polisi menemukan beberapa barang pribadi milik korban, seperti pakaian dan ponsel, tetapi tidak ditemukan barang yang dimiliki oleh pria yang bersamanya saat melakukan check-in.
Dikira, tersangka kabur setelah melakukan tindakan keji itu.
Kepala Satuan Reserse dan Kriminal Polrestabes Palembang, AKBP Andrie Setiawan, mengonfirmasi bahwa timnya saat ini sedang melakukan pengejaran terhadap seorang pria yang terakhir kali terlihat bersama korban.
“Benar, korban datang bersama seorang pria. Saat ini, tim kami telah memiliki beberapa petunjuk dan sedang melakukan pengejaran. Harap doakan agar pelaku segera tertangkap,” katanya, Minggu (12/10/2025).
Di sisi lain, jenazah korban telah dikebumikan di TPU Talang Petai setelah menjalani pemeriksaan otopsi di RS Bhayangkara Palembang.
Artikel ini diambil dari TribunLampung.co.id, TribunSumsel.com, dan Sripoku.com.
