Warga Cirebon Heboh dengan Suara Dentuman, BMKG Pastikan Bukan Meteor

by -123 Views

Laporan Jurnalis Lintaskriminal.co.id -, Eki Yulianto

Lintaskriminal.co.id -, CIREBON-Kerasnya suara ledakan sempat menimbulkan kegundahan di kalangan warga Cirebon pada malam Minggu (5/10/2025).

Beberapa warga dari berbagai kecamatan mengatakan mendengar suara mirip ledakan atau guruh, yang terdengar hingga ke dalam rumah.

Di grup WhatsApp resmi Pusdalops PB BPBD Kabupaten Cirebon, masyarakat saling memberikan laporan mengenai kejadian tersebut.

Salah seorang, Husen, penduduk Desa Gumulung Lebak, Kecamatan Greged, menyatakan bahwa suara tersebut terdengar cukup jelas.

“Gumulung Lebak juga terdengar suara keras, kira-kira seperti guruh (petir), tetapi bulan terang,” katanya, dilaporkan Tribun, Senin (6/10/2025) pagi.

Hal yang sama juga dirasakan oleh Tera, penduduk Kaliwadas, Kecamatan Sumber.

“Kaliwadas Sumber juga tadi terdengar, kira-kira seperti gludug,” katanya.

Meski di Klayan, Kecamatan Gunung Jati, suara gemuruh terdengar cukup keras hingga mengakibatkan kaca rumah bergetar.

“Ada suara ledakan yang cukup kuat di wilayah Klayan, hingga kaca rumah bergetar,” kata Ivan, warga setempat.

Suara tak terduga tersebut juga terdengar di Desa Mundu Pesisir, Kecamatan Mundu.

“Kawasan Pantai Mundu juga terdengar suara ledakan,” tambah warga lain.

Tidak lama setelah suara ledakan itu terdengar, dunia maya dihebohkan dengan unggahan video yang menampilkan kobaran api dekat jalur Tol Ciperna, Kabupaten Cirebon.

Di dalam video tersebut dijelaskan bahwa api berasal dari meteor yang jatuh ke permukaan bumi.

Namun, setelah dilakukan pemeriksaan langsung di lokasi oleh Jasa Marga bersama aparat TNI Kodim 0620/Kabupaten Cirebon, informasi tersebut disebut tidak benar atau hoaks.

“Hasil pemeriksaan di lapangan tidak menemukan bukti adanya meteor yang jatuh maupun kebakaran di sekitar area,” kata petugas Jasa Marga yang didampingi anggota Kodim 0620, sebagaimana dilaporkan oleh Pusdalops PB BPBD Kabupaten Cirebon, Senin (6/10/2025) dini hari.

Dandim 0620/Kabupaten Cirebon, Letkol Inf M Yusron menegaskan bahwa informasi tentang meteor jatuh maupun kebakaran di Tol Ciperna hanyalah video lama yang kembali dipublikasikan.

Berita tentang kebakaran di jalan tol Ciperna yang beredar di media sosial adalah informasi lama.

“Jangan sembarangan membagikan dan membuat suasana menjadi lebih kacau,” katanya dalam keterangan resmi.

Yusron mengajak masyarakat untuk tetap tenang dan tidak mudah terpengaruh oleh isu yang belum diuji kebenarannya.

“Ketika tidak ada bukti nyata di lapangan, kita tetap tenang dan jangan mengikuti berita-berita palsu yang sumbernya tidak jelas,” tegasnya.

Ia menyampaikan, hingga kini belum ditemukan tanda-tanda benda langit jatuh di wilayah Cirebon.

Dari hasil pemeriksaan langsung di lokasi, tidak ditemukan adanya meteor yang jatuh.

“Jika ada warga yang melihat kilauan cahaya, kemungkinan besar meteor tersebut telah habis terbakar di atmosfer,” katanya.

Yusron juga memastikan, tidak ada laporan kebakaran di kawasan Kabupaten Cirebon pada malam peristiwa tersebut.

“Untuk informasi kebakaran di wilayah Kabupaten Cirebon saat ini belum ditemukan, berdasarkan hasil pemeriksaan sementara,” katanya.

Oleh karena itu, berita meteor jatuh di Cirebon telah dikonfirmasi sebagai palsu.

Masyarakat diimbau untuk tidak terlalu percaya dan menyebarkan berita tanpa memverifikasi kebenarannya, khususnya di platform media sosial.