109 Siswa Keracunan MBG, 36 Masih Dirawat di Rumah Sakit

by -198 Views

TASIKMALAYA, halopadang.id– Sebanyak 36 siswa dari total 109 korban keracunan Makanan Bergizi Gratis (MBG) di Kecamatan Cipatujah, Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat, masih menjalani perawatan di Puskesmas terdekat hingga Jumat (3/10/2025).

Mereka adalah siswa dan santri di Sekolah Menengah Pertama Negeri 4 Cipatujah, Sekolah Menengah Kejuruan Negeri Cipatujah, serta Pondok Pesantren Nursyamsiah, Cipatujah, Kabupaten Tasikmalaya.

Dikira keracunan berasal dari salah satu hidangan MBG, yaitu ayam goreng yang disajikan sudah berbau tengik.

Ya, sesuai data yang kami miliki, terdapat 109 korban yang datang ke Puskesmas. Sebanyak 73 orang telah pulang dan 36 orang lainnya masih menjalani perawatan intensif,” ujar Kepala Puskesmas Cipatujah, Kabupaten Tasikmalaya, Cepi Anwar, kepada halopadang.id melalui telepon, Jumat (3/10/2025).

Selama proses perawatan korban, kata Cepi, pihaknya menerima dukungan dari Puskesmas Bantarkalong, Culamega, Katangnunggal, Darawati, serta beberapa klinik swasta di kawasan Tasikmalaya Selatan.

Karena pada hari Kamis (2/10/2025) kemarin terjadi penumpukan pasien, fasilitas di lokasinya tidak memadai sehingga pasien dirujuk ke beberapa fasilitas kesehatan terdekat.

“Jumlah korban yang masih dalam perawatan hingga hari ini kondisinya mulai membaik,” tegas dia.

Di sisi lain, Ayu Andini, salah satu santri dari Pesantren Nursyamsiah, menyatakan bahwa sebanyak 22 teman sejawannya mengalami keracunan dan sempat diobati di Puskesmas.

Ayu mengakui temannya yang keracunan disebabkan mendapatkan makanan yang sama dengan dua sekolah lain yang siswanya juga mengalami keracunan.

Selain itu, ia dan teman-temannya selamat karena mendapatkan menu MBG yang berbeda serta SPPG yang berbeda dibandingkan para pelajar dan santri yang mengalami keracunan.

“Jika saya memilih menu yang berbeda dan katanya dari SPPG juga berbeda. Jadi, meskipun saya berada di pesantren yang sama, tetapi menu MBG dan SPPG saya berbeda dengan teman saya yang keracunan. Benar, menurut teman saya yang keracunan, ada ayam goreng yang sudah bau tengik,” ujarnya.

Sebelumnya, sebanyak 109 siswa mengalami keracunan setelah mengonsumsi Makanan Bergizi Gratis (MBG) di wilayah Cipatujah, Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat, mulai Rabu (1/10/2025) hingga Jumat (3/10/2025).

Kembali terjadi kasus keracunan massal di kawasan Tasikmalaya Selatan setelah sebelumnya menyerang 52 siswa di Kecamatan Cikalong, Kabupaten Tasikmalaya, pada 18 September 2025 lalu.

Para korban mengalami rasa sakit dengan gejala yang sama, seperti mual, muntah, pusing, hingga diare setelah mengonsumsi makanan di sebuah SPPG wilayah Cipatujah.