Dosen Untag Semarang Meninggal, AKBP Basuki Tidur Saat Kritis Tanpa Pakaian

by -101 Views

Ringkasan Berita:

  • Dalam sidang kode etik, terungkap bahwa AKBP Basuki melihat DLL kesulitan bernapas sekitar pukul 00.00 tetapi tidak memberikan bantuan dan justru tertidur karena merasa lelah.
  • DLL, dosen dari Untag Semarang, ditemukan meninggal dalam keadaan telanjang di sebuah hotel pada hari Senin (17/11/2025) pagi, sementara Basuki mengakui tidak mengetahui alasan DLL tanpa pakaian.
  • AKBP Basuki ditahan karena dianggap melanggar aturan etika dan merusak reputasi kepolisian, khususnya karena tinggal dalam satu kamar dengan DLL yang bukan pasangan sah pada saat kejadian.

 

Lintaskriminal.co.id –Informasi terbaru mengenai kematian Dosen Untag Semarang, Dwinanda Linchia Levi (DLL), telah diketahui.

Ternyata ketika dalam keadaan kritis, DLL ditinggalkan tidur oleh AKBP Basuki.

Meskipun pada saat itu AKBP Basuki sudah memahami kondisi DLL yang sulit bernapas.

DLL sebelumnya ditemukan meninggal dunia di sebuah hotel di Jl Telaga Bodas Raya, Gajahmungkur, Semarang, pada Senin (17/11/2025) pagi.

Kematian dosen dari Untag Semarang DLL masih menjadi perhatian publik.

Mengenai kematian tersebut, AKBP Basuki sendiri ditahan karena dianggap melanggar kode etik.

AKBP Basuki dianggap merusak reputasi kepolisian karena tinggal bersama DLL dengan status bukan suami istri.

Bahkan saat meninggal, DLL dan Basuki diketahui berada di dalam ruangan yang sama.

Pada sidang kode etik yang diadakan pada hari Rabu (3/12/2025), terungkap sebuah informasi mengenai kondisi terakhir DLL.

Kuasa Hukum Keluarga Levi, Zainal Abidin Petir, mengungkapkan informasi terkait Basuki yang tenang pada saat DLL akan menghembuskan napas terakhirnya.

Ia menyampaikan bahwa sekitar pukul 00.00 pada Senin (17/11/2025), Basuki melihat Levi mulai mengalami kesulitan bernapas, terengah-engah, menunjukkan tanda-tanda bahaya yang tidak bisa diabaikan.

“Terdapat fakta terbaru. AKBP Basuki sekitar pukul 00.00 pada 17 November 2025 telah melihat dosen Levi berjalan perlahan, napasnya tersengal-sengal,” katanya dilansir dari PosBelitung.

Namun bukan membantu DLL, Basuki justru memutuskan untuk tidur karena mengaku lelah.

Tetapi menurut pengakuan AKBP Basuki, karena terlalu lelah, akhirnya tertidur.

“Tapi ketika bangun pukul 04.00, sudah meninggal,” kata Zainal Petir.

Pada saat itu, DLL ditemukan meninggal tanpa mengenakan pakaian.

Namun Basuki mengakui tidak mengetahui alasan DLL tampil telanjang.

“AKBP Basuki mengatakan tidak tahu karena saat akan tidur, masih memakai kaos dan celana olahraga.” selanjutnya.

Penyebab Kematian Dosen Untag

autopsi yang diterima secara lisan mengungkapkan bahwa korban mengalami pecah jantung.

Keadaan tersebut disebabkan oleh aktivitas berlebihan korban sebelum ditemukan meninggal tanpa pakaian di kamar 210 kostel tersebut.

AKBP Basuki yang menjabat sebagai Kepala Subdirektorat Pengendalian Massa (Kasubdit Dalmas) Direktorat Samapta Polda Jawa Tengah menjadi saksi utama dalam perkara tersebut.

Berdasarkan hasil otopsi, pihak rumah sakit menyatakan, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.

Namun, korban dikatakan melakukan pekerjaan berat sehingga jantungnya pecah sebelum meninggal.

“Hasilnya, informasinya tidak menunjukkan tindakan kekerasan, tetapi ada indikasi aktivitas yang berlebihan dan jantung korban mengalami luka. Kami belum tahu jenis aktivitas berlebihan apa yang menyebabkan kondisi tubuh korban telanjang dan jantung sobek, hal ini perlu diinvestigasi secara menyeluruh oleh polisi,” kata kerabat korban, Tiwi, dilaporkan oleh TribunJateng.

Tiwi mengatakan, polisi harus melakukan penyelidikan terkait kehadiran seorang perwira dengan pangkat AKBP yang berada di tempat kejadian bersama korban.

Ia juga memperoleh informasi bahwa polisi yang membawa korban ke rumah sakit sebelum meninggal dunia.

“Korban saat diperiksa di rumah sakit mengalami tekanan darah tinggi, kadar gula darah tinggi, dan dilarang melakukan aktivitas berlebihan. Namun, mengapa Nanda (korban) bisa melakukan aktivitas berlebihan, adanya kehadiran polisi di lokasi kejadian sebelum korban meninggal perlu dikaji,” ujarnya.

Awal Kasus

Diketahui DLL ditemukan tewas tanpa pakaian di sebuah kamar kostel di Jalan Telaga Bodas Raya Nomor 11 Karangrejo, Gajahmungkur, Kota Semarang, Senin (17/11/2025).

Pada saat itu, kondisi D sangat mengkhawatirkan.

Karena saat D ditemukan dalam posisi terlentang tanpa pakaian di kamar 210 hotel.

Ketika jenazah ditemukan, AKBP B sedang berada di dalam kamar bersama korban.

Kondisi tubuh D pada saat itu terlihat mengalirkan darah dari hidung, mulut, dan area sensitif.