Lintaskriminal.co.id –– Direktorat Polairud Polda Sulawesi Utara (Sulut) bekerja sama dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA), Basarnas, dan Dinas Perhubungan melakukan patroli laut setelah munculnya seekor buaya di Teluk Manado beberapa waktu lalu.
“Petugas gabungan melakukan penjelajahan di beberapa titik di perairan Teluk Manado menggunakan satu unit safeboat milik Ditpolairud Polda Sulut dan satu kapal C2 patroli dari Dinas Perhubungan,” kata Kabid Humas Polda Sulut Kombes Pol Alamsyah Parulian Hasibuan.
Ia menjelaskan, patroli dimulai dari dermaga Youth Center di Kawasan Megamas Manado, lalu dilanjutkan ke berbagai lokasi seperti perairan sekitar Tugu Lilin Marina Plaza, Kuala Jengki, God Bless Park, hingga gorong-gorong Pantai Megamas.
“Langkah ini diambil guna mencegah kemungkinan serangan buaya yang bisa mengancam keselamatan penduduk,” ujar Alamsyah.
Meski usaha pencarian telah dilakukan sejak awal November 2025, hingga saat ini buaya tersebut masih belum ditemukan.
“Patroli bersama akan terus kami lakukan hingga kondisi benar-benar aman,” katanya, dilaporkan oleh ANTARA, Kamis 13 November 2025.
Kombes Pol Alamsyah juga meminta para nelayan dan warga yang berkegiatan di sepanjang pesisir Teluk Manado untuk tetap berhati-hati.
“Kami mengingatkan masyarakat untuk segera melaporkan kepada pihak yang berwenang jika melihat munculnya buaya di sekitar pantai. Tindakan cepat sangat diperlukan untuk menghindari kejadian yang tidak diinginkan,” tambahnya.
Sebelumnya, masyarakat digemparkan oleh beredarnya video yang menunjukkan seekor buaya muncul di perairan Teluk Manado.
Rekaman tersebut memperlihatkan buaya berenang cukup dekat dengan wilayah kegiatan penduduk di sekitar Manado Bay, sehingga menimbulkan rasa khawatir di kalangan masyarakat pesisir.
