Lintaskriminal.co.id –– Hanya enam bulan menjabat sebagai Kapolda Sulawesi Selatan, Irjen Pol Rusdi Hartono dipindahkan ke Bareskrim Polri.
Dalam Telegram Kapolri Nomor: ST/2191/IX/KEP./2025 yang ditandatangani pada Rabu (24/9/2025),
Rusdi Hartono kini menjabat sebagai perwira tinggi (Pati) di Bareskrim Polri.
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menggantinya dengan pejabat baru yaitu Brigjen Pol Djuhandhani Rahardjo Puro yang sebelumnya menjabat sebagai Dirtipidum Bareskrim Polri.
Dengan berubahnya jabatan tersebut, Brigjen Pol Djuhandhani Rahardjo Puro mendapatkan kenaikan pangkat menjadi jenderal bintang dua atau Irjen.
Rusdi Hartono dipindahkan ke Bareskrim setelah sekitar sebulan pasca terjadinya pembakaran gedung DPRD Kota Makassar dan DPRD Provinsi Sulsel saat aksi unjuk rasa berujung kerusuhan.
Kapolri juga mengganti tiga perwira kapolda lainnya yaitu Sulawesi Tengah, Lampung, dan Bangka Belitung.
Selain mengganti empat Kapolda, Listyo melakukan rotasi dan menaikkan pangkat sejumlah perwira tinggi Polri dari pangkat brigjen menjadi irjen, kemudian menunjuk mereka sebagai Kapolda yang baru.
Total 60 perwira dan pejabat tinggi masuk dalam daftar rotasi serta mutasi terbaru menjelang akhir September 2025.
Kepala Biro Humas Polri Brigjen Pol Trunoyudo Wisnu Andiko mengatakan, mutasi merupakan bagian dari pembaruan, pengembangan karier, dan peningkatan kinerja institusi.
“Perubahan dan rotasi jabatan ini merupakan hal yang dinamis dalam tubuh Polri. Ini merupakan bagian dari proses pengembangan karier serta memperkuat organisasi dalam menghadapi tantangan tugas saat ini dan masa depan yang semakin berkembang untuk memberikan perlindungan dan pelayanan serta menciptakan Kamtibmas,” kata Trunoyudo, dikutip Lintaskriminal.co.id -dari 10drama.com, Jumat (26/9/2025).
Profil Irjen Rusdi Hartono
Dikutip dari Wikipedia, Irjen Rusdi Hartono merupakan perwira tinggi Polri yang sejak 24 September 2025 menjabat sebagai Pati Bareskrim Polri.
Rusdi dilahirkan di Jakarta pada tanggal 27 April 1969.
Ia lulus dari Akademi Kepolisian (Akpol) pada tahun 1991.
Rusdi seangkatan dengan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo di Akademi Kepolisian.
Ia pernah melanjutkan studinya di Perguruan Tinggi Ilmu Kepolisian pada tahun 2000.
Ia juga memperdalam ilmu melalui Sekolah Staf dan Pimpinan pada tahun 2006, kemudian melanjutkan ke Sekolah Staf dan Pimpinan Tinggi pada tahun 2015.
Karier dimulai dengan menjabat sebagai perwira pertama di Kepolisian Daerah Jawa Tengah pada tahun 1991.
Setahun kemudian, tepatnya pada tahun 1992, Rusdi diangkat sebagai Kepala Kepolisian Sektor Sukorejo.
Kemudian Rusdi menjabat sebagai Kepala Kepolisian Resor (Kapolres) Garut sejak tahun 2008.
Kemudian, pada bulan Juli 2010, ia menjabat Kapolres Cimahi sebelum dipindahkan menjadi Wakil Direktur Lantas Kepolisian Daerah Riau pada tanggal 7 Oktober 2010.
Kemudian, ia menggantikan Joni Triharto pada tanggal 11 Februari 2011 sebagai Direktur Lalu Lintas Kepolisian Daerah Kepulauan Riau.
Setelah dua tahun menjabat, Rusdi kembali menempati posisi yang sama di Kepolisian Daerah Jawa Barat pada tahun 2013.
Sebelum menjabat sebagai Kapolres Kota Besar Makassar menggantikan Ferry Rahman, ia sebelumnya menjabat sebagai Analis Kebijakan Tingkat Lanjut di Bidang Regident Korlantas Kepolisian Republik Indonesia.
Selanjutnya pada tahun 2016, ia menjabat sebagai kepala bagian pendidikan dan pengembangan kurikulum khusus di lembaga pendidikan polisi.
Sebelum dipindahkan pada tahun 2020 menjadi Kepala Biro Pembinaan Operasi, ia pernah menjabat sebagai Kepala Bagian Analisis dan Evaluasi Biro Pembinaan Operasi yang kemudian digantikan oleh Muhammad Firman.
Jabatan ini bersifat sementara dan ia kembali dipindahkan pada tahun yang sama sebagai Kepala Biro Pengembangan Masyarakat Divisi Hubungan Masyarakat menggantikan Awi Setiyono.
Akhirnya, ia diangkat sebagai Widyaiswara Utama Sekolah Staf dan Pimpinan Lembaga Pendidikan dan Pelatihan Polri pada 29 Desember 2021.
Selanjutnya, pada 14 Oktober 2022, ia menjabat sebagai Kepala Kepolisian Daerah Jambi menggantikan Rachmad Wibowo.
Jabatan tersebut berubah dua tahun setelah Rusdi menjabat sebagai Kapolda Sulawesi Selatan.
Ia menjabat sebagai komandan Polda Sulsel sejak 12 Maret 2025, menggantikan Irjen Yudhiawan Wibisono.
(Lintaskriminal.co.id -)
