Lintaskriminal.co.id –– Seorang siswi SMA di Tangerang bernama Maria Gabriella menghilang selama seminggu dan akhirnya ditemukan oleh polisi pada hari Rabu sore (12/11). Polres Metro Tangerang Kota (Tangkot) menemukan Gaby sendirian di wilayah Cikini, Jakarta Pusat (Jakpus), tepatnya di kantin Taman Ismail Marzuki (TIM).
Berdasarkan informasi dari Polres Metro Tangkot, Tim Unit 6/PPA Satreskrim Polres Metro Tangkot menemukan Gaby sekitar pukul 15.56 WIB. Ketika ditemukan, Gaby berada sendirian. Tidak ada orang lain yang mengenali Gaby di tempat tersebut. Menurut pihak kepolisian, sebelumnya Gaby berada di Hotel D’Paragon, Jakarta Selatan (Jaksel).
“Rekaman kamera pengawasan hotel menunjukkan korban keluar dengan menggunakan jasa ojek menuju Taman Ismail Marzuki, Jakarta Pusat. Tim kemudian melakukan pencarian di lokasi tersebut hingga akhirnya korban ditemukan sedang duduk sendirian di depan warung di kawasan Taman Ismail Marzuki,” ujar Kapolres Metro Tanggerang Kombes Raden Muhammad Jauhari pada Kamis (13/11).
Sebelum ditemukan di TIM, anggota Polres Metro Tangkot mengidentifikasi keberadaan Gaby di Hotel D’Paragon yang berada di kawasan Manggarai, Jaksel. Namun, dari hotel tersebut, Gaby berpindah ke TIM di Cikini sekitar pukul 11.30 WIB. Ia tiba di TIM dengan menggunakan layanan ojek online (ojol).
Sekarang Gaby telah dikembalikan kepada orang tuanya, Brigita Titis Prasanti dan Yohanes Hany. Namun, kasus yang ditangani melalui laporan polisi dengan nomor LP/B/1737/XI/2025/PMJ/Restro Tng Kota masih terus berlanjut. Petugas kepolisian menduga Gaby menjadi korban tindak pidana Pasal 332 KUHP, yaitu tindakan membawa pergi wanita di bawah umur tanpa izin dari orang tua.
“Kami bersyukur korban berhasil ditemukan dalam keadaan aman. Hal ini berkat tindakan cepat dan koordinasi yang baik dari Unit PPA Satreskrim,” ujar Kombes Jauhari.
Gaby menghilang dan tidak dapat dihubungi oleh orang tuanya serta keluarganya sejak Rabu pekan lalu (5/11). Ia diperkirakan dibawa oleh seorang pria yang diduga terkait dengan jaringan pelaku kejahatan. Awalnya kesulitan menemukan Gaby, setelah viral pada Selasa (11/11), keesokan harinya polisi berhasil menemukan Gaby di TIM, Cikini, Jakpus.
