Latar Belakang Hacker Bjorka yang Klaim Retas 4,9 Juta Data Nasabah, Anak Yatim, dan Lulusan SMK

by -94 Views

Lintaskriminal.co.id –Petugas kepolisian mengungkap identitas WFT, pemilik akun media sosial X bernama Bjorka dengan username @bjorkanesiaaa. Bjorka selama ini telah menciptakan “ketakutan” dengan menyebarkan data pribadi warga Indonesia.

Ia juga pernah mengakses 4,9 juta data nasabah dari sebuah bank swasta di Indonesia.

“Tersangka dengan inisial WFT, laki-laki, berusia 22 tahun,” kata Kasubbid Penmas Bid Humas Polda Metro Jaya, AKBP Reonald Simanjuntak, dalam konferensi pers di Polda Metro Jaya, Kamis (2/10/2025).

Wakil Direktur Reserse Siber Polda Metro Jaya, AKBP Fian Yunus, menegaskan bahwa WFT bukan seorang pakar teknologi informasi (TI).

“Hanya orang yang tidak lulus SMK. Namun, sehari-hari secara otodidak ia selalu mempelajari IT,” kata Fian dalam kesempatan yang sama.

“Maka, ia mempelajari segala hal tersebut hanya melalui IT dan lewat komunitas-komunitas media sosial,” tambahnya.

Kepala Subdirektorat IV Direktorat Reserse Siber Polda Metro Jaya, AKBP Herman Edco Wijaya Simbolon, memastikan bahwa WFT bertindak sendirian di rumahnya tanpa dukungan dari pihak lain.

“Ya, sehari-harinya dia tidak memiliki pekerjaan, jadi memang setiap hari hanya berada di depan komputer. Dia sudah lama sejak tahun 2020, dia mulai mengenal dan mempelajari komunitas dark web serta forum gelap,” kata Herman.

“Dari sana ia perlahan mulai belajar bagaimana mencari uang di dunia dark web, di dunia komputer. Ya, itu saja,” tambahnya.

WFT kemudian memperjualbelikan data di situs gelap dengan nilai puluhan juta. Namun, hal tersebut bergantung pada kesepakatan antara pelaku dan pembeli.

Hasil penjualan ini digunakan oleh WFT untuk kebutuhan sehari-hari. “Berdasarkan hasil penyelidikan, dia memakai uang tersebut untuk keperluan pribadi. Karena ternyata dia adalah anak yatim piatu. Dia menopang seluruh keluarganya. Dia anak satu-satunya, tetapi dia yang menanggung kehidupan keluarga,” kata Fian.

Namun, Fian tidak dapat memastikan apakah WFT adalah Bjorka yang dulu sempat membuat heboh Indonesia atau bukan.

“Mungkin, jawabannya bisa saya berikan, mungkin. Apakah Bjorka 2020? Mungkin. Apakah dia Opposite 6890 yang dicari-cari? Mungkin,” ujar Fian.

Fian menjelaskan, dalam dunia siber terdapat istilah setiap orang bisa menjadi siapa saja. Oleh karena itu, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait hal tersebut.

“Kami perlu melakukan pengkajian lebih lanjut mengenai bukti-bukti yang telah kami temukan, termasuk data dan jejak digitalnya, agar dapat kita susun secara terstruktur. Saya belum mampu menjawab 90 persen, tetapi jika Anda bertanya sekarang, saya bisa memberikan jawaban, mungkin,” katanya.

Sebelumnya, Direktorat Reserse Siber Polda Metro Jaya menangkap pemilik akun X dengan nama Bjorka yang berinisial WFT (22) terkait kasus akses data nasabah ilegal dari sebuah bank swasta.

Penganiayaan terhadap tersangka terjadi di rumah kekasih tersangka, MGM, di Desa Totolan, Kecamatan Kakas Barat, Kabupaten Minahasa, Sulawesi Utara, pada Selasa (23/9/2025).

“Tersangka dengan inisial WFT, laki-laki, berusia 22 tahun,” kata Kasubbid Penmas Bid Humas Polda Metro Jaya AKBP Reonald Simanjuntak, dalam konferensi pers di Polda Metro Jaya, Kamis (2/10/2025). (*)

Artikel ini telah tayang di halopadang.id dengan judul “Tokoh Bjorka yang Diamankan Polisi: Tidak Lulus Sekolah dan Pengangguran”