Polisi Selidiki Situs yang Dikunjungi Pelaku Diduga Rakit Bom SMAN 72 Jakarta

by -60 Views

PORTAL LEBAK– Direktorat Siber Polda Metro Jaya masih melakukan penyelidikan terhadap situs atau website yang dikunjungi oleh tersangka pelaku atau anak yang berkonflik dengan hukum (ABH) dalam pembuatan bom yang meledak di SMAN 72 Jakarta.

“Seluruh media daring, termasuk situs yang diakses atau diikuti oleh anak yang sedang berkonflik dengan hukum saat ini masih dalam proses penyelidikan,” kata Dirresiber Polda Metro Jaya, Kombes Pol Roberto GM Pasaribu dalam pernyataannya di Jakarta, Rabu.

Roberto mengungkapkan bahwa proses tersebut masih dilakukan dengan menggunakan forensik digital di laboratorium.

“Sebuah laptop yang sebelumnya tidak berada di tangan tersangka baru saja ditemukan oleh penyidik dari direktorat reserse kriminal umum dan telah diserahkan kepada kami pada Minggu 9 November 2025 kemarin untuk dilanjutkan penyelidikan di Direktorat Siber,” jelasnya.

Berikut adalah beberapa variasi dari kalimat tersebut: 1. Selanjutnya, Roberto akan menjelaskan hal-hal yang telah dipelajari, dikunjungi, atau dibagikan oleh ABH melalui perangkat digital. 2. Berikutnya, Roberto akan memberikan penjelasan tentang apa saja yang telah dipelajari, dikunjungi, atau dibagikan oleh ABH di dalam perangkat digital. 3. Selanjutnya, Roberto akan menyampaikan informasi mengenai materi yang telah dipelajari, situs yang dikunjungi, atau file yang dibagikan oleh ABH melalui perangkat digital. 4. Setelah itu, Roberto akan menjelaskan apa saja yang telah dipelajari, dikunjungi, atau dibagikan oleh ABH menggunakan perangkat digital. 5. Berikutnya, Roberto akan membagikan data mengenai aktivitas ABH seperti hal-hal yang telah dipelajari, dikunjungi, atau dibagikan melalui perangkat digital.

“Namun mengenai seluruh situs yang telah kami pantau, saat ini kami telah berkoordinasi dengan Komdigi, Direktur Jenderal Pengawasan Ruang Digital dalam melakukan pembatasan atau pemblokiran terhadap situs-situs tersebut,” katanya.

Polda Metro Jaya mengungkapkan bahwa dari tujuh bom yang disiapkan oleh tersangka atau anak yang berhadapan dengan hukum (ABH), empat di antaranya meledak di area masjid SMAN 72 Jakarta pada Jumat, 7 November 2025.

“Maka dari tujuh bom, empat telah meledak, sementara tiga yang masih berfungsi telah kami amankan di Markas Gegana Satbrimob Polda Metro Jaya,” kata Komandan Satuan (Dansat) Brimob Polda Metro Jaya, Kombes Pol Henik Maryanto dalam konferensi pers di Jakarta, Selasa 11 November 2025.

Henik menyampaikan bahwa berdasarkan penyelidikan tersebut, pihaknya menemukan dua tempat kejadian ledakan.

“Dua ledakan bom terjadi pertama kali di dalam masjid lingkungan SMAN 72, sedangkan lokasi kedua berada di bank sampah dan Taman Baca,” katanya.***