Tanda Perdarahan Keguguran dan Haid Sama, Ini Cara Membedakannya

by -208 Views

Gejala keguguran seringkali sulit dibbedakan dengan tanda-tanda menstruasi. Salah satu ciri yang mirip adalah keluarnya darah dari organ intim bersamaan dengan rasa nyeri dan kram di area perut.

Membedakan apakah perdarahan disebabkan oleh keguguran atau menstruasi memang terasa sulit. Namun, bukan berarti Bunda tidak bisa membedakannya sama sekali.

Perhatikan cara membedakan tanda keguguran dengan tanda menstruasi berikut ini!

Perbedaan tanda keguguran dan tanda menstruasi

Menurut American College of Obstetricians and Gynecologists (ACOG), keguguran terjadi sebelum usia 13 minggu yang dikenal sebagai keguguran awal atau aborsi alami. Sementara itu, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengartikan keguguran sebagai situasi di mana janin meninggal dalam kandungan sebelum mencapai 28 minggu kehamilan.

Sementara itu, siklus menstruasi yang umumnya normal berlangsung selama 28 hari. Namun, durasi haid ini sering kali berbeda-beda pada setiap wanita.

“Beberapa wanita mengalami siklus menstruasi setiap 21 hari, sedangkan yang lainnya memiliki jarak waktu 35 hari,” ujar pendidik keperawatan, Debra Sullivan, Ph.D, seperti dilaporkanHealthline.

Untuk memahami perbedaannya secara lebih jelas, berikut ini adalahLintaskriminal.co.id – rangkum dari laman Parents, beberapa tanda umum perdarahan keguguran:

1. Waktu terjadinya

Keguguran bisa terjadi kapan saja setelah proses pembuahan. Semakin dini keguguran terjadi, semakin besar kemungkinan disalahpahami sebagai menstruasi, terutama jika Ibu belum melakukan tes atau mendapatkan hasil tes kehamilan yang positif.

2. Durasi perdarahan

Seperti siklus menstruasi, perdarahan akibat keguguran biasanya dimulai dengan jumlah yang sedikit dan semakin meningkat seiring waktu. Namun, darah yang keluar saat keguguran umumnya lebih banyak dibandingkan menstruasi normal dan berlangsung lebih lama. Perdarahan terkait keguguran juga bisa berhenti sementara dan kemudian muncul kembali.

3. Warna darah yang muncul

Jumlah darah yang keluar saat keguguran bisa berwarna merah muda, merah terang, atau cokelat. Warna tersebut mungkin mirip dengan darah menstruasi atau tampak seperti kopi bubuk kasar.

Warna darah merah terang merupakan tanda keguguran, yaitu darah segar yang keluar dari tubuh secara cepat. Sementara itu, darah berwarna cokelat adalah darah yang telah lama berada di dalam rahim.

4. Kondisi tekstur darah yang keluar

Darah yang muncul saat aborsi dapat diikuti dengan gumpalan yang besar. Namun, jika aborsi terjadi pada tahap awal kehamilan, mungkin hanya terdapat sedikit gumpalan.

Semakin lanjut usia kehamilan, semakin besar dan padat gumpalan yang keluar. Pada saat keguguran, Ibu mungkin juga akan melihat jaringan yang biasanya tidak terlihat saat menstruasi.

5. Disertai gejala lain

Siklus menstruasi yang dirasakan oleh wanita bisa diiringi dengan gejala-gejala yang umumnya dapat diperkirakan, seperti nyeri perut, sakit payudara, dan perut kembung. Sebaliknya, keguguran biasanya ditandai hanya dengan pendarahan atau rasa nyeri.

Gejala khas keguguran

Tidak semua individu yang mengalami keguguran akan menunjukkan gejala yang jelas. Namun, terdapat beberapa tanda-tanda umum dari keguguran, yaitu:

  • Pendarahan atau munculnya bercak pada vagina
  • Keluarnya jaringan dari vagina
  • Keluarnya cairan dari vagina
  • Nyeri atau kram perut
  • Sakit punggung
  • Gejala awal kehamilan seperti morning sickness
  • Mual atau diare

Penting diketahui bahwa bercak di awal kehamilan adalah hal yang biasa dan umumnya tidak membahayakan. Meskipun perdarahan tidak selalu mengindikasikan keguguran, sebaiknya segera konsultasikan ke dokter, Bu.

Secara umum, jika terjadi pendarahan ringan dan hanya berlangsung satu atau dua hari, kemungkinan besar tidak perlu dikhawatirkan. Namun, pendarahan yang lebih parah hingga mengeluarkan gumpalan atau jaringan bisa menjadi tanda keguguran.

“Jika mengalami keguguran, segera hubungi dokter atau pergi ke unit gawat darurat terdekat. Hal ini khususnya penting jika terjadi pendarahan yang banyak, merasakan nyeri parah, atau mengalami pusing,” ujar asisten profesor klinis kebidanan dan ginekologi di Mount Sinai School of Medicine di New York, Alyssa Dweck, MS, MD, FACOG.

“Meskipun gejala tidak terlalu serius, sebaiknya hindari hubungan seksual dan aktivitas berat hingga diperiksa secara menyeluruh oleh dokter dan dinyatakan pulih,” tambahnya.

Berikut perbedaan tanda pendarahan keguguran dan menstruasi yang perlu Bunda ketahui. Semoga informasi ini bermanfaat.

Pilihan Redaksi
  • Mengenali Tanda-Tanda Haid Pertama Setelah Keguguran Tanpa Prosedur Kuret dan Waktunya
  • Ini yang Terjadi pada Tubuh Setelah Keguguran dan Waktu yang Dibutuhkan untuk Pulih
  • 5 Cara Membersihkan Rahim Setelah Keguguran, Termasuk Menghindari Rasa Stres

Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk joinkomunitas Lintaskriminal.co.id -Squad. Daftar klikdi SINI. Gratis!