Lintaskriminal.co.id -, BELITUNG– Proses pencarian korban yang terbawa arus ombak di Pantai Menara, Desa Baru, Kecamatan Manggar, Kabupaten Belitung Timur, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, berlangsung pada Minggu (28/9/2025) malam.
Tim Pencarian dan Pertolongan Bersama yang terdiri dari Basarnas, BPBD Beltim, aparat kepolisian, TNI, serta didukung oleh warga masyarakat, terus melakukan pencarian dengan menyisir aliran sungai atau laut menggunakan perahu karet dan perlengkapan penyelam.
Kepala Danpos SAR Belitung, Indra Prasta, mengatakan akan melakukan pencarian terhadap korban bernama Meme (11) di dua lokasi, baik melalui jalur darat maupun laut.
Tindakan ini dilakukan setelah munculnya laporan dari warga yang menyatakan telah melihat korban dalam kondisi masih hidup di sekitar area kejadian.
“Kami masih terus melakukan pencarian terhadap satu korban yang dilaporkan belum ditemukan. Data yang kami peroleh dari masyarakat, sempat terlihat seorang anak berlari ke arah daratan saat tim gabungan sedang melakukan evakuasi,” kata Indra, Minggu (28/9/2025).
Indra menjelaskan bahwa pencarian di darat dilakukan menggunakan metode lingkaran manual, yaitu penyisiran mulai dari titik tenggelam hingga ke sekitar permukiman penduduk.
Sementara untuk operasi pencarian di laut, tim menggunakan berbagai alat, termasuk perahu karet keras (RIB), kapal Polairud, serta armada dari BPBD.
“Penyisiran juga dilakukan di sekitar muara dan perairan sekitar desa,” tambah Indra.
Sebelumnya dilaporkan, empat anak terbawa arus deras saat berenang di Pantai Menara, Desa Baru, Kecamatan Manggar, Kabupaten Belitung Timur, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, pada hari Minggu (28/9/2025) sore.
Ia meminta kepada warga agar saling mendukung dalam proses pencarian serta menjaga keselamatan bersama.
“Kami mengimbau masyarakat untuk tidak mendekati area pencarian guna menjaga keselamatan bersama serta memberi ruang gerak kepada petugas,” katanya.
Dua orang di antaranya meninggal, satu orang selamat, dan seorang anak dari pihak lain masih dalam pencarian.
Dari empat korban yang terlibat, satu di antaranya berhasil melarikan diri.
Sementara dua korban lainnya meninggal saat sedang dalam perjalanan menuju rumah sakit.
(Lintaskriminal.co.id -/Yunita Karisma Putri)
