Wamenaker Ditangkap KPK, Noel Diduga Terlibat Pemerasan Izin K3

by -136 Views

Lintaskriminal.co.id –– Wakil Menteri Ketenagakerjaan Immanuel Ebenezer atau dikenal sebagai Noel ditangkap dalam operasi tangkap tangan (OTT) yang dilakukan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada malam Rabu (20/8).

Selain Immanuel Ebenezer, KPK juga menangkap sekitar 20 orang dalam operasi penangkapan tersebut. Termasuk, pejabat eselon II di Kemenaker.

Noel bersama sejumlah orang yang tertangkap dalam operasi tangkap tangan, diduga melakukan pungutan liar terkait pengurusan izin Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3).

Wakil Ketua KPK Fitroh Rohcahyanto mengatakan, barang bukti yang disita mencakup uang tunai, puluhan kendaraan bermotor, serta sebuah sepeda motor mewah merek Ducati.

“Yang jelas ada uang, ada puluhan mobil dan motor Ducati,” kata Fitroh kepada wartawan melalui pesan singkat yang dilaporkan oleh tribunnews, Kamis (21/8).

Aset-aset tersebut disimpan sebagai barang bukti dalam dugaan kasus pemerasan terkait proses sertifikasi Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) yang diduga melibatkan Wakil Menteri Tenaga Kerja. Noel saat ini sedang berada di Gedung Merah Putih KPK untuk menjalani pemeriksaan yang lebih mendalam.

Fitroh menyebutkan, operasi ini berkaitan dengan dugaan tindak pidana pemerasan terhadap perusahaan-perusahaan yang menangani sertifikasi K3. Selain Noel, tim KPK juga menahan sekitar 20 orang lainnya.

Di antara mereka terdapat seorang pejabat tingkat II di lingkungan Kementerian Ketenagakerjaan serta beberapa pihak lain yang diduga terlibat.

Berdasarkan aturan yang berlaku, KPK memiliki kesempatan selama 1×24 jam untuk menentukan status hukum pihak-pihak yang ditangkap.

KPK mengamankan beberapa uang, puluhan mobil, serta motor merek Ducati dalam Operasi Tangkap Tangan (OTT) yang menimpa Noel, pada Rabu (20/8) malam.

OTT tersebut berkaitan dengan kasus pemerasan terhadap perusahaan dalam proses pengurusan sertifikat K3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja). “Pastinya ada uang, puluhan mobil, dan motor Ducati,” kata Fitroh sebagaimana dilaporkan 10drama.com.

Fitroh juga menyampaikan bahwa KPK telah melakukan penyegelan terhadap salah satu ruangan di Kementerian Ketenagakerjaan setelah kejadian OTT tersebut. Ia juga menyebutkan bahwa Wamenaker Noel saat ini sedang berada di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta. “Ya,” kata dia.

Presiden Prabowo Subianto diketahui telah menerima laporan terkait Noel yang tertangkap dalam operasi tangkap tangan (OTT) oleh KPK. Informasi ini disampaikan oleh Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi dalam konferensi persnya di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta. “Bapak Presiden sudah menerima laporan (tentang OTT Immanuel Ebenezer),” kata Prasetyo, Kamis (21/8).

Menurutnya, Presiden Prabowo memberi kebebasan kepada KPK untuk menjalankan proses hukum sesuai dengan aturan yang berlaku. “(Karena ini) merupakan wilayah hukum, beliau menghormati prosedur yang dilakukan oleh KPK dan memperbolehkan proses hukum dilaksanakan sebagaimana mestinya,” ujarnya.

Noel adalah anggota Partai Gerindra. Ia mulai dikenal secara luas setelah mendukung pasangan calon presiden dan wakil presiden Joko Widodo (Jokowi)-Ma’ruf Amin dalam Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019. Pada masa itu, ia terkenal sebagai bagian dari relawan Jokowi Mania (Joman) hingga menjabat sebagai Ketua Umum Relawan Joman.

Di Pemilu Presiden 2024, Noel awalnya mengumumkan dukungan Jokowi Mania terhadap Ganjar Pranowo sebagai calon presiden (capres). Bahkan, dukungan ini sempat melahirkan relawan Ganjar Mania.

Namun, ia tiba-tiba beralih mendukung Prabowo yang kemudian berpasangan dengan Gibran Rakabuming Raka, anak pertama Jokowi.

Sejak saat itu, pria yang lahir pada 22 Juli 1975 ini ikut berkontribusi dalam memenangkan pasangan Prabowo-Gibran dalam Pemilu 2024.

Saat yang sama, Noel bergabung dengan Partai Gerindra dan maju sebagai calon anggota legislatif (caleg) dalam Pemilihan Legislatif (Pileg) 2024.

Mencalonkan diri sebagai calon legislatif dari daerah pemilihan (dapil) Kalimantan Utara, Noel memperoleh 29.786 suara, namun jumlah tersebut tidak cukup untuk mengantarkannya menjadi anggota DPR.

Setelah Prabowo menjabat sebagai presiden, Noel ditunjuk menjadi Wakil Menteri Ketenagakerjaan dalam Kabinet Merah Putih. (ali)