ROHUL (Lintaskriminal.co.id -.CO) – Pemerintah Kabupaten Rohul melalui Dinas PUPR terus berupaya menjaga kelangsungan infrastruktur, khususnya di wilayah tepian sungai. Salah satu contohnya adalah program normalisasi Sungai Batang Lubuh di Pasirpengaraian, yang tidak hanya bertujuan mengurangi ancaman banjir, tetapi juga penting untuk merawat dan mencegah kerusakan tanggul.
Sementara Kepala Dinas PUPR Rohul, H Zulfikri ST, menyampaikan bahwa program normalisasi sungai ini telah mendapatkan persetujuan dari Balai Wilayah Sungai Sumatera (BWSS) III. “Saat ini proses normalisasi Sungai Batang Lubuh masih berlangsung. Ini adalah upaya pemerintah daerah dalam mengurangi risiko banjir serta menjaga kestabilan tanggul sepanjang aliran sungai utama,” katanya, Ahad (17/8).
Pekerjaan normalisasi Sungai Batang Lubuh dilakukan secara mandiri dengan dana yang berasal dari APBD Rohul 2025. Pelaksanaannya mencakup penggalian endapan, perluasan alur sungai, serta pengaturan tebing sungai menggunakan alat berat seperti ekskavator. Metode ini memastikan aliran air menjadi lebih lancar sehingga tidak merusak dinding penahan, dan bangunan yang ada dapat bertahan lebih lama.
“Jika sungai dangkal karena penumpukan sedimen, aliran air akan menabrak dinding penahan dan berisiko merusaknya. Dengan normalisasi, kita tidak hanya menghindari banjir, tetapi juga menjaga agar dinding penahan lebih tahan lama sehingga masyarakat yang tinggal di sekitar sungai menjadi lebih aman,” tegas Zulfikri.
Ia menegaskan, normalisasi ini sangat penting karena selama bertahun-tahun tidak dilakukan, endapan terakumulasi dan sungai menjadi dangkal. Akibatnya, aliran air dari hulu menghancurkan dinding penahan hingga menyebabkan retak bahkan longsoran.
Selain memastikan kekuatan dinding penahan air, program normalisasi diharapkan mampu meningkatkan keindahan area tepi Sungai Batang Lubuh serta memperbaiki kenyamanan bagi penduduk yang tinggal di sekitarnya.
“Proses normalisasi sungai besar di Rohul akan terus dilakukan secara bertahap. Sungai memiliki peran penting dalam kehidupan masyarakat dan berdampak langsung terhadap kualitas lingkungan serta tata ruang perkotaan. Kami berharap masyarakat benar-benar merasakan manfaat dari program ini,” tuturnya.(epp)
