Pasca Penangkapan Predator Seksual di Solo, Keluarga Korban dan Pelaku Bertengkar

by -135 Views

Liputan Jurnalis Lintaskriminal.co.id -, Andreas Chris Febrianto

Lintaskriminal.co.id -, SOLO –Kondisi sebuah kelurahan di Kecamatan Banjarsari, Kota Solo sempat memunculkan ketegangan saat penangkapan pelaku pelecehan seksual Ari Insanto (57) terjadi pada hari Kamis (14/8/2025).

Laki-laki itu ditangkap oleh pihak kepolisian dari Unit PPA Satreskrim Polresta Solo di rumahnya karena dugaan tindak pidana asusila terhadap beberapa anak.

Setelah Ari Insanto ditangkap oleh pihak kepolisian, keluarga korban dan pelaku sempat terlibat perdebatan hingga menimbulkan keributan kecil yang akhirnya berhasil ditenangkan oleh warga sekitar.

“Setelah penangkapan tersebut sempat terjadi sedikit perbedaan pendapat antara keluarga, namun dapat ditenangkan oleh warga,” kata Ketua RT di Kecamatan Banjarsai, Triyono (63), saat diwawancarai Lintaskriminal.co.id, Selasa (19/8/2025).

Penangkapan seorang ayah tiga anak yang dikenal pendiam menimbulkan kegempaan di kalangan tetangga.

Mereka sebelumnya tidak pernah menduga bahwa pria itu terlibat dalam kasus pelecehan seksual.

Namun, Triyono mengatakan bahwa dirinya telah menerima laporan dari lima keluarga pada Mei 2025 terkait dugaan tindakan Ari terhadap anak di bawah umur.

“Maka benar, bulan Mei lalu saya lupa tanggalnya, tetapi yang jelas setelah Idul Adha, saya dikunjungi 5 keluarga yang melaporkan kejadian tersebut,” kata Triyono.

Saat itu, ia mengakui berusaha menenangkan warga yang marah setelah mendengar pengakuan anak-anak mereka.

Laporan kemudian disampaikan kepada RW, kelurahan, hingga Babinkamtibmas sebelum akhirnya diarahkan untuk melaporkan ke Polresta Solo.

Meskipun Ari dikenal sebagai seseorang yang diam dan jarang berinteraksi dengan orang lain, kasus ini mengejutkan banyak warga.

“Saya merasa terkejut, sama terkejutnya dengan warga lain,” ujar Triyono.

Sekarang, kondisi rumah tersangka terlihat sunyi meskipun pintu masih dalam keadaan terbuka.

Hubungan keluarga pelaku dengan penduduk sekitar tetap berjalan meskipun terasa kaku.

“Mungkin terlihat dingin, tapi kalau bertemu masih bisa menyapa,” ujarnya.

Seperti yang telah dilaporkan sebelumnya, seorang pelaku pelecehan seksual bernama Ari Insanto ditangkap oleh aparat kepolisian pada hari Kamis (14/8/2025) di Kecamatan Banjarsari.

Perkara ini terungkap setelah orang tua korban, R mendengar kisah dari keponakannya mengenai tindakan tidak senonoh pelaku terhadap anaknya.

Ia juga melaporkan kejadian tersebut pada 6 Juni 2025.

Selanjutnya, tersangka berhasil ditangkap tiga bulan kemudian.

(*)