jateng.Lintaskriminal.co.id –, SEMARANG – Kepolisian Daerah Jawa Tengah (Polda Jateng) sedang menyelidiki laporan dugaan kasus kekerasan yang dilakukan oleh dosen Fakultas Hukum Universitas Islam Sultan Agung (Unissula) bernama Muhammad Dias Saktiawan terhadap Astrandaya Ajie, dokter anestesi di Rumah Sakit Islam (RSI) Sultan Agung Semarang.
Laporan tersebut disampaikan oleh korban ke Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polda Jateng pada hari Jumat (12/9) kemarin. Saat ini Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Jateng sedang melakukan penyelidikan terhadapnya.
“Yang bersangkutan dari Astra telah mengirimkan surat pengaduan ke Ditreskrimum Polda Jateng,” ujar Kepala Bidang Hubungan Masyarakat (Kabid Humas) Polda Jateng Komisaris Besar (Kombes) Artanto saat dihubungi Lintaskriminal.co.id, Selasa (16/9).
Kombes Artanto mengatakan bahwa penyelidikan terhadap kasus yang sedang menjadi pembicaraan di media sosial dilakukan dengan sungguh-sungguh oleh penyidik Ditreskrimum Polda Jateng.
“Saat ini sedang ditangani oleh penyidik Ditreskrimum untuk dilakukan penyelidikan,” ujar lulusan Akademi Kepolisian (Akpol) 1994 tersebut.
Sebelumnya, pihak dokter Astra melalui perwakilannya telah melaporkan dugaan tindakan kekerasan tersebut ke SPKT Polda Jateng.
“Kami telah mengajukan keluhan ke Polda Jateng,” ujar Wakil Ketua Tim Advokasi Keadilan Dokter Astrandaya Ajie, Hansen, Senin (15/9).
Sekarang, pihaknya sedang mengumpulkan bukti-bukti untuk melengkapi pengaduan tersebut menjadi laporan polisi.
Bukti-bukti tersebut mencakup hasil visum dan rekaman kamera pengawas atau CCTV yang didugapenganiayaanyang dilakukan oleh Dias Saktiawan tersebut.
“Kami akan terus memantau kasus ini, semoga dalam waktu dekat sudah bisa berubah menjadi laporan polisi,” katanya.
Kasus dugaan penganiayaan muncul pada Sabtu (6/9) lalu. Media sosial digemparkan oleh beredarnya video yang diduga menunjukkan kekerasan terhadap tenaga kesehatan di RSI Sultan Agung.
Video tersebut menampilkan teriakan histeris, umpatan, dan amukan seorang pria yang diduga adalah Muhammad Dias Saktiawan, dosen Fakultas Hukum Unissula.
Di dalam rekaman, pelaku dikatakan marah terhadap dokter anestesi dan bahkan mengancam akan membakar rumah sakit.(ink/jpnn)
