Sopir Angkot Cabuli Anak 11 Tahun dengan Janji Rp5 Ribu

by -145 Views

Laporan Wartawan Lintaskriminal.co.id -, Jenderal Louis

AMBON, Lintaskriminal.co.id –Sistem pendidikan dan para orang tua di Ambon kembali dikejutkan dengan kasus yang menyedihkan.

Seorang pengemudi angkutan kota (angkot) dengan inisial OC dilaporkan karena dugaan pemerkosaan terhadap seorang anak di bawah umur, NT (11), yang merupakan penumpang tetapnya.

Perkara ini muncul setelah ayahnya, MAT (31), secara tidak sengaja menemukan pesan yang mencurigakan di ponsel anaknya.

Laporan resmi telah diterima oleh Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polresta Ambon pada hari Kamis (14/8/2025) pagi, sekitar pukul 01.46 WIT.

Kepala Kepolisian Resort Pulau Ambon dan Pulau-pulau Lease, Kombes Pol. Dr. Putra Prima Setya, mengakui laporan tersebut dan menyebutkan tersangka adalah seorang supir angkot.

Kronologi dan Cara Kotor Pelaku

Berdasarkan pengakuan korban, tindakan tidak senonoh ini diduga terjadi berulang kali.

Tindakan terakhirnya dilakukan pada hari Rabu, 13 Agustus 2025, sekitar pukul 20.30 WIT, di dalam angkot pelaku yang sedang terparkir di kawasan Pelabuhan Feri Galala, Kecamatan Sirimau, Kota Ambon.

Modus pelaku tergolong licik. Setelah melakukan tindakan tidak senonoh, OC diduga memberikan uang tunai sebesar Rp5.000 kepada korban sebagai upaya memperdaya agar korban tidak melaporkan tindakannya.

Setelah itu, pelaku mengantarkan korban pulang ke rumahnya.

Pesan WhatsApp Jadi Kunci Pengungkapan

Kasus ini akhirnya terungkap berkat kejelian sang ayah. 

Saat memeriksa ponsel putrinya, MAT menemukan pesan WhatsApp yang mencurigakan yang menyiratkan adanya tindakan tidak senonoh oleh pelaku.

MAT kemudian menunggu NT pulang dan segera bertanya mengenai pesan tersebut.

Awalnya, NT membantah. Namun, setelah dipaksa dan diberi bukti pesan dari ponselnya, korban akhirnya mengakui tindakan tidak senonoh yang dialaminya.

Bukan dan Peringatan bagi Orang Tua

Setelah mendengar pengakuan dari putrinya, MAT tidak menyia-nyiakan waktu dan segera melaporkan kejadian tersebut ke Polresta Ambon.

Saat ini, pihak kepolisian sedang melakukan pengejaran terhadap tersangka pelaku.

“Kami saat ini sedang mengejar tersangka pelaku,” tegas Kapolresta.

Peristiwa ini memberikan pukulan berat dan peringatan penting bagi para orang tua agar lebih meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak mereka, khususnya dalam pergaulan sehari-hari serta hubungan dengan orang yang tidak dikenal.

Tindakan cepat dan keberanian sang ayah pantas dihargai, karena menjadi kunci dalam mengungkap kasus ini dan membawa pelaku ke jalur hukum.(*)